Pembelajaran Bahasa Jawa MIN 2 Kulon Progo dengan Media Wayang

Kulon Progo (MIN2KP) – Pembelajaran Bahasa Jawa akan lebih menarik bila menggunakan alat peraga yang tepat. Seperti siswa kelas 2b MIN 2 Kulon Progo sejumlah 22 siswa belajar wayang Punokawan menggunakan alat peraga. Yakni berupa wayang kulit. Hal ini disampaikan guru kelas 2b, Sri Handani Widiyaningrum, S.Ag. di sela-sela kegiatan di ruang kelas MIN 2 Kulon Progo. Kamis (16/4/2026) pagi.

“Dalam pembelajaran kali ini siswa dikenalkan pada tokoh wayang Punokawan. Yaitu Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong. Materi difokuskan pada pemahaman bahwa Punokawan memiliki peran sebagai pamomong atau pengasuh bagi para Pandhawa. Hal ini mengandung nilai-nilai kebijaksanaan, kesederhanaan, serta tuntunan hidup,” ungkap Sri Handani.

“Agar pembelajaran lebih menarik dan mudah dipahami, guru menggunakan media wayang sebagai alat peraga. Melalui media ini siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan. Tetapi juga dapat melihat langsung bentuk tokoh serta memahami karakter masing-masing Punokawan. Siswa tampak antusias mengikuti kegiatan. Bahkan beberapa di antaranya mencoba memainkan wayang secara sederhana,” lanjut Sri Handani.

Sementara itu Kepala Madrasah, Hartati, S.Pd.I, M.Pd. menyampaikan rasa senangnya terhadap kreativitas guru dalam mengajar. Menurutnya, penggunaan media pembelajaran seperti wayang dapat meningkatkan minat belajar siswa serta membantu melestarikan budaya Jawa sejak dini. “Harapan saya semoga dengan adanya pembelajaran yang interaktif ini. Siswa tidak hanya memahami materi Bahasa Jawa. Tetapi juga mampu meneladani nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tokoh Punokawan,” pungkas Hartati. (dan/abi).

KementerianSemuaAgama
MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *