Design Batik Nusantara Siswa MIM Kenteng Sebagai Wujud Cinta Budaya 

Kulon Progo (MIM Kenteng) – Wujud cinta budaya dapat diimplementasikan dalam sebuah karya. Guru MIM Kenteng mengajak siswa-siswi madrasah dalam pembuatan design batik nusantara yang dilaksanakan pada Jumat (10/4/2026) di ruang kelas madrasah.

Kamad MIM Kenteng, Murtana, S.Pd.I. mengajak seluruh warga madrasah untuk cinta batik. “Batik sebagai warisan budaya Indonesia yang sudah diakui secara dunia. Bangga dan cinta dengan batik sama dengan menghormati budaya sendiri. Mari kita berbangga dan berbahagia terhadap batik nusantara,” jelas Kamad.

Guru MIM Kenteng, Aniroh, S.Pd. mengungkapkan kegiatan siswa-siswi madrasah dalam membuat design batik. “Design batik nusantara yang dikembangkan siswa-siswi madrasah bermacam-macam jenisnya. Ada yang membuat design batik motif parang, mega mendung, dan kawung,” ungkap Aniroh.

“Adapun karya batik dibuat dengan motif dan corak yang berbeda-beda. Hal ini menunjukkan bahwa batik Indonesia sangatlah beragam dan kreatif. Setiap hasil karya yang sudah jadi diprenstasikan di depan kelas dan didokumentasikan guru,” tambah Aniroh.

Siswi MIM Kenteng, Rona Mentari ikut aktif dalam pembuatan design batik nusantara. “Saya membuat design batik nusantara dengan motif parang. Adapun pewarnaan identik dengan warna kuning emas kecoklatan. Semoga hasilnya bisa memuaskan dan bernilai yang bagus,” ujar Rona. (ras/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *