Perkuat Literasi Keagamaan, KUA Pengasih Gelar Dialog Interaktif “DINAMIT”

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat. Melalui program inovatif DINAMIT (Dialog Interaktif KUA dan Masyarakat), tim KUA menyambangi jamaah pengajian Sopo Tresno di Masjid Ar Rohman, Derwolo, Pengasih, pada Rabu (13/5/26). Kegiatan yang diikuti sekitar 60 jamaah ini berlangsung khidmat namun komunikatif. Hadir memberikan dukungan penuh, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Pengasih, Hj. Masindah, serta Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Pengasih, Hj. Sunartiasih.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Hj. Sunartiasih yang mengapresiasi kehadiran KUA di tengah-tengah pengajian ibu-ibu Sopo Tresno. Suasana mencair saat memasuki sesi dialog interaktif yang dipandu langsung oleh Luazizah, S.H.I, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih.

Para jamaah tampak antusias melontarkan berbagai pertanyaan krusial yang kerap ditemui di lapangan, mulai dari: Upaya pencegahan tindakan asusila di lingkungan remaja. Prosedur dan problematika hukum perkawinan. Hingga pengelolaan serta legalitas tanah wakaf.

Salah satu jamaah, Ibu Marwiyah, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran program ini.

“Kami sangat terbantu dengan adanya dialog langsung seperti ini. Masalah-masalah yang selama ini hanya kami dengar selentingan, seperti aturan wakaf dan pernikahan, jadi lebih jelas hukum dan prosedurnya,” ungkapnya.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I, M.S.I, menekankan bahwa DINAMIT merupakan upaya “jemput bola” untuk memastikan informasi kepenghuluan, keagamaan dan wawasan lainnya sampai ke akar rumput. “Kami ingin KUA tidak hanya menjadi tempat mencatat nikah, tapi juga menjadi rujukan konsultasi bagi masyarakat. Melalui DINAMIT di pengajian Sopo Tresno ini, kami berharap jamaah bisa menjadi perpanjangan tangan KUA dalam mengedukasi keluarga, terutama terkait pencegahan asusila dan tertib administrasi wakaf,” pungkasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi yang erat. Melalui momentum tersebut, diharapkan kerjasama antara pihak KUA dan organisasi keagamaan terus terjaga demi mewujudkan masyarakat Pengasih yang religius dan tertib hukum.(lua/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *