Sinergi SIKAP BAIK dan Pusaka Sakinah KUA Pengasih Teguhkan Etos Kerja dan Integritas

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih kembali memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Pada Senin (11/5/2026) pukul 09.30 WIB, program sinergi SIKAP BAIK (Sinergi KUA dan PKH Berdaya, Agamis, Inklusif) bersama Pusaka Sakinah sukses digelar di kediaman Ibu Paijem, Siluwok Lor, Pengasih.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara KUA Pengasih dengan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Emi Lstiawati, S.Pd., dalam memberikan edukasi keagamaan sekaligus penguatan sosial bagi keluarga penerima manfaat.
Hadir sebagai pembicara, Munawir, selaku penyuluh agama Islam KUA Pengasih, menyampaikan materi reflektif mengenai prediksi Rasulullah SAW tentang tantangan umat di akhir zaman. Dalam penyampaiannya, ia menggarisbawahi dua fenomena besar yang kini kian nyata dirasakan masyarakat, yaitu sulitnya mencari rezeki yang benar-benar halal serta banyaknya urusan publik yang diserahkan kepada pihak yang bukan ahlinya.
“Rasulullah SAW telah memprediksi bahwa akan datang suatu masa di mana mencari yang benar-benar halal itu cukup repot, dan amanah publik banyak dipegang oleh yang bukan ahlinya. Namun, kondisi ini tidak boleh membuat kita patah semangat atau menghalalkan segala cara,” ujar Munawir di hadapan para warga yang hadir.

Ia mengingatkan bahwa di tengah tantangan zaman tersebut, ikhtiar mencari nafkah yang halal tetap menjadi kewajiban mutlak bagi setiap muslim. “Kita tetap harus bekerja keras secara jujur. Mengapa? Karena bekerja adalah perintah agama, dan setiap peluh yang keluar dalam rangka menjemput rezeki yang halal bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” imbuhnya.
Secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., memberikan apresiasi mendalam atas konsistensi pelaksanaan program integratif ini. Ia menegaskan bahwa pembekalan mental-spiritual sangat krusial dalam menjaga ketahanan keluarga.
“Sinergi antara program SIKAP BAIK dan Pusaka Sakinah ini dirancang untuk menyentuh akar rumput. Kami tidak hanya ingin masyarakat berdaya secara ekonomi melalui pendampingan PKH, tetapi juga memiliki benteng spiritual yang kokoh. Pesan akhir zaman yang disampaikan mengingatkan kita semua bahwa integritas dalam bekerja dan menjaga keharmonisan keluarga adalah kunci menghadapi dinamika sosial saat ini. KUA Pengasih akan terus hadir mendampingi masyarakat melalui edukasi yang mencerahkan seperti ini,” tegas Rangga.
Pertemuan interaktif yang dihadiri oleh warga Siluwok Lor ini diakhiri dengan sesi evaluasi singkat dan ramah tamah. Kehadiran program SIKAP BAIK yang berpadu dengan Pusaka Sakinah di rumah Ibu Paijem ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi terciptanya kemaslahatan dan kesejahteraan keluarga binaan di Kapanewon Pengasih.(lua/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!