Kunjungan Pertama Heritage Culture Trip Madsanefour di Lawang Sewu

Semarang (MTsN4KP) – Destinasi pertama dalam rangkaian kegiatan Heritage Culture Trip Madsanefour adalah Lawang Sewu. Salah satu bangunan bersejarah yang menjadi ikon Kota Semarang. Setibanya di lokasi, seluruh siswa kelas VIII beserta guru turun dari bus dengan penuh antusias.
Sebelum memasuki kawasan wisata, para siswa dan guru berkesempatan mengabadikan momen dengan berfoto bersama di depan bangunan megah Lawang Sewu. Suasana semakin hangat ketika rombongan menyapa masyarakat sekitar dengan ramah. Sikap sopan santun dan keramahan yang ditunjukkan para siswa menjadi ciri khas yang selalu dibawa. Baik sebagai pelajar madrasah maupun sebagai bagian dari budaya Yogyakarta.

Selanjutnya para peserta menuju loket untuk melakukan antrean tiket masuk. Setelah tiket diperoleh, siswa secara tertib melakukan pemindaian barcode sebelum memasuki area wisata sejarah tersebut.
Memasuki Lawang Sewu, para peserta disuguhkan berbagai ruangan dan museum yang menyimpan peninggalan masa kolonial Belanda. Bangunan yang dikenal memiliki banyak pintu dan jendela ini dulunya merupakan kantor perusahaan kereta api Hindia Belanda. Yaitu Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS).
Di dalam museum, siswa dapat melihat berbagai koleksi sejarah perkeretaapian Indonesia. Mulai dari foto-foto dokumentasi, peralatan kerja, hingga informasi mengenai perkembangan jalur kereta api pada masa kolonial. Melalui kunjungan ini para siswa memperoleh wawasan baru mengenai sejarah transportasi kereta api di Indonesia dan peran penting Lawang Sewu dalam perkembangannya.

Setelah berkeliling menikmati bagian dalam bangunan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju halaman tengah Lawang Sewu. Area tersebut menjadi salah satu lokasi favorit untuk berfoto karena dikelilingi bangunan berarsitektur khas Eropa yang megah dan bersejarah. Para siswa tampak antusias mengabadikan berbagai momen bersama teman-teman dan guru pendamping.
Tidak hanya berfoto, para siswa juga membuat video dokumentasi khas Madsanefour dengan seruan yang sudah tidak asing lagi, “Madsanefour, Bercerita!”. Suara semangat para siswa menggema di halaman tengah dan menambah keseruan suasana kunjungan.
Salah satu guru, Ambar Suryaningsih, S.Pd. mengatakan bahwa kegiatan di Lawang Sewu memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta. “Selain menikmati keindahan arsitektur bangunan bersejarah, siswa juga dapat belajar langsung mengenai sejarah perkeretaapian Indonesia, peninggalan kolonial Belanda, serta pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa,” ujarnya.
Salah satu peserta dari kelas VIII, Agnethasaqib Balqis Budiyana mengaku senang dapat mengunjungi Lawang Sewu untuk pertama kalinya. “Saya sangat senang bisa melihat langsung bangunan bersejarah yang selama ini hanya lihat di internet. Selain menambah pengetahuan tentang sejarah kereta api di Indonesia, saya juga bisa menghabiskan waktu bersama teman-teman dan guru,” ungkapnya. (agn/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!