Kantor Kemenag Kulon Progo Jadi Rujukan Pembangunan ZI Kemenag Kota Bukittinggi

Kulon Progo (KankemenagKP) – Perjalanan Zona Integritas harus berkesinambungan dari masa ke masa. Sehingga setiap pimpinan harus bisa menjadi teladan dan internalisasi budaya integritas yang kuat perlu diterapkan di semua lini. Untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Kemenag Kulon Progo  telah menempuh perjalanan panjang, semua di raih dengan semangat dan perjuangan bersama. Kepala Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd. menyampaikan hal itu saat Sharing Pelaksanaan Penilaian Zona Integritas (ZI)  bersama Kantor Kemenag Kota Bukittinggi melalui Zoom Meeting, pada Selasa (14/07/2026) pagi.

“Dalam pembangunan zona integritas ini harus diinternalisasikan kepada semua pegawai. Sehingga semua pegawai harus paham dengan pembangunan zona integritas. Selain itu dengan membangun komitmen pimpinan, melaksanakan budaya pelayanan prima, memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana, serta menciptakan program inovasi yang mendekat dan menyentuh masyarakat,” terang Jamil.

“Pembangunan Zona Integritas juga membutuhkan komitmen dan chemistry dari semua pegawai. Termasuk sampai ke satker dan unit kerja. Jadi semua pegawai harus berkontribusi dalam kesuksesan pembangunan zona integritas tersebut,” imbuhnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, Dr. H. Irwan, M.Ag., mengatakan pihaknya mempunyai spirit untuk mewujudkan pembangunan zona integritas. Hal ini dibuktikan dengan lolosnya pada tim penilai internal Kemenag RI yang nantinya akan berlanjut di tim penilai tinkat nasional.

“Kami mohon dukunganya dan bimbingannya dari Kantor Kemenag Kulon Progo dalam menghadapi tim penilai tingkat nasional. Selanjutnya kami mohon binaannya dalam membangun zona integritas menuju WBK. Kami ingin menggali potensi-potensi yang ada di Kulon Progo untuk diterapkan di Kemenag Kota Bukittinggi,” tutur Irwan.

“Perintah dari Menteri Agama memberikan pelayanan yang berdampak. Maka kita berupaya untuk dapat memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Kami ingin terus menggali potensi yang ada di Kemenag Kulon Progo, dan selajutnya kami berharap bisa dilakukan pedampingan baik luring maupun daring,” pungkasnya. (don)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *