Guru MAN 3 Kulon Progo Luncurkan Buku Seni Pedagogik

Kulon Progo (MAN 3 Kulon Progo) – Guru MAN 3 Kulon Progo, Budi Santosa, S.Pd., kembali menunjukkan produktivitasnya di dunia literasi dengan meluncurkan buku terbarunya berjudul Seni Pedagogik. Peluncuran buku tersebut menjadi inspirasi bagi warga madrasah untuk terus berkarya dan mengembangkan budaya literasi. Kepala MAN 3 Kulon Progo, Nurhayanti, S.Pd., M.Sc., menyampaikan apresiasi atas dedikasi Budi Santosa sebagai guru dan penulis produktif di MAN 3 Kulon Progo.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bapak Budi Santosa, S.Pd., yang terus berkarya melalui tulisan. Semoga semangat beliau dapat menginspirasi bapak dan ibu guru untuk semakin produktif dalam dunia literasi. Sebagai pendidik, kita tidak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga memiliki kecakapan menulis agar dapat berbagi pengetahuan, pengalaman, cara pandang, dan cara berpikir kepada peserta didik, guru sejawat, maupun seluruh pegawai MAN 3 Kulon Progo,” ungkap Nurhayanti.

“Buku yang lahir dari tangan para guru merupakan warisan intelektual yang sangat berharga. Melalui karya tulis, ilmu tidak hanya tersampaikan di ruang kelas, tetapi juga dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” imbuhnya.

Selain dikenal sebagai pendidik, Budi Santosa, S.Pd., yang lahir di Surabaya pada 4 Agustus 1967, merupakan sosok penulis yang tetap produktif dan kritis dalam menyampaikan gagasan melalui karya tulisnya. Di usianya yang telah senior, semangat menulisnya tidak pernah surut. Berbagai buku hasil karyanya juga telah disumbangkan kepada Perpustakaan Kanzul Ilmi MAN 3 Kulon Progo sebagai bagian dari kontribusi dalam memperkaya koleksi literasi madrasah.

Sejumlah karya yang telah diterbitkan antara lain Engkau Bisa (karya bersama), Menjemput Mentari Saat Pandemi (karya bersama), artikel di Media Indonesia berjudul Perempuan dan Persoalan Klasiknya (2018), novel Jejak Serdadu Kumbang (2022), Jogya Romansa (2022), Asmaradahana di Tepian Jogya (2024), buku populer Menjadi Guru yang Digugu dan Ditiru (2025), hingga karya terbarunya Seni Pedagogik.

Buku Seni Pedagogik mengangkat pentingnya seni membimbing anak, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Buku tersebut lahir dari kesadaran bahwa perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat telah membawa perubahan besar terhadap pola pembelajaran di era global sehingga diperlukan pendekatan pedagogik yang adaptif, humanis, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Selain memuat konsep-konsep pedagogik, buku ini juga menyajikan berbagai contoh praktik dan panduan penerapan strategi pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru, orang tua, maupun masyarakat. Kehadiran contoh-contoh tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih konkret sehingga mudah dijadikan referensi dalam proses mendampingi dan membimbing peserta didik.

Melalui peluncuran buku Seni Pedagogik, budaya literasi di MAN 3 Kulon Progo diharapkan semakin tumbuh dan berkembang. Semangat berkarya yang ditunjukkan Budi Santosa menjadi bukti bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga sebagai penggerak literasi yang mampu menghadirkan karya bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas. (shi )

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *