Imbau Menabung, KKN UST Motivasi Murid Kelas 5 MIN 2 Kulon Progo Jadi Pahlawan Uang
Kulon Progo (MIN2KP) – Murid kelas 5 MIN 2 Kulon Progo mendapatkan penyuluhan penting mengenai pengelolaan keuangan dasar pada Senin (10/8/2026). Kegiatan edukasi bertajuk Bedanya Butuh dan Ingin serta pemberian motivasi Ayo Pintar Atur Uang tersebut disampaikan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), Delia Afriani. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan langsung di ruang kelas 5.
Pada awal kegiatan, Delia memaparkan materi menarik tentang kisah petualangan pahlawan cilik. Cerita tersebut digunakan untuk menyampaikan motivasi Ayo Pintar Atur Uang dengan cara yang menyenangkan. Guna memicu rasa ingin tahu siswa, Delia memberikan pertanyaan pemantik, Siapkah jadi pahlawan uang?
Selanjutnya Delia menjelaskan tentang Pahlawan Uang yang menggambarkan anak-anak sebagai sosok pahlawan yang memiliki kekuatan dan tanggung jawab untuk mengendalikan, menjaga, dan mengatur uang mereka sendiri secara bijak.
Karakteristik seorang Pahlawan Uang meliputi tiga poin utama. Satu, Mampu Melawan Musuh Keinginan. Pahlawan uang memiliki kekuatan super untuk menahan diri dari sifat boros dan konsumtif. Mereka bisa memprioritaskan barang yang benar-benar dibutuhkan (seperti alat tulis) di atas barang yang sekadar diinginkan (seperti mainan mahal).

Dua, Misi Menyelamatkan Uang (Menabung). Layaknya pahlawan yang menyelamatkan warga, anak-anak diajarkan untuk menyelamatkan uang saku mereka dengan cara menyisihkannya ke dalam tabungan, bukan menghabiskannya sekaligus.
Dan yang ketiga, Perencana Masa Depan yang Cerdas. Pahlawan uang dilatih untuk bertanggung jawab atas keputusan finansial kecil mereka sejak dini demi mencapai impian atau kebutuhan di masa depan.
Suasana kelas menjadi sangat interaktif karena kegiatan diselingi dengan tepuk semangat dan aksi angkat tangan bersama. Pendekatan ini berhasil membuat para murid aktif berpartisipasi. Sekaligus membantu mereka memahami cara mengutamakan kebutuhan pokok di atas keinginan sejak dini. Melalui pendekatan yang interaktif, materi ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk mulai menyisihkan uang saku mereka ke dalam tabungan demi masa depan yang lebih baik.
“Saat ini masyarakat Indonesia sering kali dinilai berperilaku konsumtif. Kebiasaan ini harus dihindari dan pola pikir bijak keuangan perlu dikenalkan sejak dini. Harapan saya, melalui kegiatan ini para murid dapat membedakan mana prioritas utama dan mana yang sekadar keinginan. Sehingga terbentuk karakter yang hemat dan terencana sejak bangku madrasah,” ujarnya.
Salah satu murid kelas 5, Nadhira Deana Ramadhani mengungkapkan rasa senangnya setelah mengikuti kegiatan ini. “Saya jadi lebih semangat untuk menabung dengan benar dan tidak jajan sembarangan. Penjelasan Kak Delia juga membuat saya makin paham membedakan kebutuhan dan keinginan,” katanya.
Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd. memberikan apresiasi tinggi terhadap program yang dibawa oleh mahasiswa KKN UST ini. Hartati menilai kolaborasi ini memberikan dampak positif yang nyata bagi perkembangan mental dan karakter murid.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN UST. Khususnya Mbak Delia yang telah berbagi ilmu berharga. Materi Butuh vs Ingin sangat tepat untuk membentengi anak-anak dari budaya konsumtif. Semoga ke depannya murid-murid juga semakin pandai mengatur uang, rajin menabung dan terhindar dari sifat boros,” tutur Hartati. (fas/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!