Hujan Apresiasi Warnai Penutupan Perkemahan Ceria Bercerita MTsN 4 Kulon Progo

Purworejo (MTsN 4 Kulon Progo) – Suasana penutupan Perkemahan Ceria Bercerita (PCB) MTsN 4 Kulon Progo di Heroes Park, Purworejo, Jawa Tengah, semakin meriah dengan hadirnya “Hujan Apresiasi” bagi regu-regu yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai perlombaan selama kegiatan perkemahan (7/8/2026). Setelah tiga hari mengikuti rangkaian kegiatan yang penuh tantangan, kebersamaan, dan keceriaan, para Pramuka Penggalang mendapatkan apresiasi atas usaha dan kreativitas yang telah ditunjukkan oleh masing-masing regu. Beragam hadiah diberikan sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar semangat berprestasi terus tumbuh. Hal tersebut disampaikan oleh Waka kurikulum, Ambar Suryaningsih .
Ia menjelaskan dalam Perkemahan Ceria Bercerita tahun 2026, Dewan Kerja Penggalang (DKP) menghadirkan sejumlah kategori perlombaan yang tidak hanya menguji kemampuan kepramukaan, tetapi juga kreativitas, kerja sama, kemandirian, kepedulian, serta keterampilan para Pramuka Penggalang. Beberapa kategori lomba yang dipertandingkan antara lain mendirikan tenda, lomba memasak, Cerdas Cermat Pramuka (CCP), mencari jejak, kegiatan keagamaan, Bona Ceria, kreativitas seni, serta pemanfaatan barang bekas.

Setiap perlombaan memiliki tantangan masing-masing. Lomba mendirikan tenda, misalnya, menguji ketangkasan, ketelitian, dan kerja sama regu. Sementara lomba memasak mengasah kreativitas sekaligus kemandirian dalam mengolah bahan menjadi sajian yang menarik dan layak dinikmati.
Pada kategori CCP, para Pramuka Penggalang ditantang menunjukkan pengetahuan dan wawasan kepramukaan. Adapun lomba mencari jejak menguji kemampuan membaca petunjuk, memecahkan tantangan, ketelitian, serta kekompakan anggota regu.
“Nilai-nilai keagamaan juga mendapatkan ruang melalui kegiatan keagamaan. Kategori ini menjadi sarana untuk menumbuhkan penghayatan terhadap nilai-nilai spiritual dan membiasakan Pramuka Penggalang menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semangat kepedulian terhadap lingkungan juga diwujudkan melalui lomba pemanfaatan barang bekas. Barang-barang yang sebelumnya dianggap tidak terpakai disulap menjadi karya kreatif yang memiliki nilai guna dan estetika. Kegiatan ini sekaligus menjadi pembelajaran nyata tentang pentingnya mengurangi sampah dan memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan”, tambah Ambar.
“Hujan apresiasi tersebut menjadi penutup yang manis setelah tiga hari Pramuka Penggalang mengikuti berbagai aktivitas di Heroes Park. Lebih dari sekadar mendapatkan hadiah, setiap regu telah memperoleh pengalaman berharga tentang bagaimana bekerja bersama, menghadapi tantangan, menerima kemenangan maupun kekalahan, serta menghargai usaha orang lain,” pungkasnya. (amb/don)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!