Karnaval Budaya Warnai Penutupan Perkamuda Prambanan 2026

Sleman (MTsN 4 Kulon Progo) – Tiga hari agenda Perkemahan Murid Madrasah Tsanawiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (Perkamuda Tsanawiyah) 2026 di Prambanan yang diikuti pula oleh MTsN 4 kulon Progo resmi ditutup. Seluruh peserta mengikuti upacara penutupan di area Candi Prambanan, dengan pembina H. Abd Suud, S.Ag., M.S.I. kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY. Dalam kesempatan tersebut, Kamabigus MTsN 4 Kulon Progo Hj. Asnah Al-Amien, S.Ag., M.S.I. juga hadir ikuti upacara.
Dalam sambutannya, Kabag TU mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. “Perkamuda ini menjadi bekal bagi anak-anak untuk belajar mandiri dan membangun karakter. Salah satunya adalah keberanian untuk melawan bullying, baik di madrasah maupun di lingkungan sekitar kita,” ujarnya. Berbagai aktivitas yang dilakukan selama perkemahan juga memberikan pengalaman penting bagi peserta untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan. Nilai-nilai kepramukaan, kecintaan kepada Allah, sesama manusia, dan seluruh makhluk ciptaan-Nya dapat dipadukan melalui kegiatan alam terbuka.
Ia juga berpesan kepada para peserta untuk memaknai pramuka abad ke-21 sebagai ruang bagi generasi muda untuk berkarya secara kratif dan inovatif. “Harus berdedikasi, memiliki akhlak yang baik, dan berbudi luhur. Kalian kelak akan meneruskan perjuangan membangun bangsa dan negara,” demikian tutur pembina.
Sementara itu pembina pramuka sekaligus guru pendamping Ika Triwahyuni, S.Pd. mengatakan upacara penutupan juga diwarnai dengan gelar budaya. “Sangat meriah dengan adanya karnaval budaya sebelum upacara penutupan. Kontingen MTsN 4 Kulon Progo juga berpartisipasi dengan mengenakan baju adat jawa,” ujarnya. Ia bersyukur seluruh rangkaian Perkamuda dapat diikuti dengan lancar dan membawa pulang prestasi. (siw/don)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!