MIM Kenteng Giatkan Program Baca Buku 10 Menit di Disperpusip Kulon Progo
Kulon Progo (MIM Kenteng) – MI Muhammadiyah Kenteng menggiatkan program pembiasaan membaca buku selama 10 menit dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Gerakan literasi ini dirancang untuk menumbuhkan minat baca. Sekaligus mengasah fokus dan daya kritis murid sejak dini seperti yang dilaksanakan pada Kamis (3/9/2026) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo.
Kepala Madrasah, Murtana. S.Pd.I. menegaskan manfaat program baca buku 10 menit bersama Disperpusip Kulon Progo.
“Program ini membuktikan sekaligus menegaskan komitmen madrasah dalam mencetak generasi literat yang unggul, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tegas Kamad.

Guru MIM Kenteng, Rizco Ardian Saputro, M.Pd. menjelaskan kegiatan program bersama Disperpusip. “Program baca buku 10 menit ini menjadi awal yang bagus untuk murid madrasah. Pembuka program PAPIKU mewajibkan murid untuk giat baca buku terlebih dahulu sebelum memilih buku,” jelas Rizco.
“Setelah membaca buku selama 10 menit, maka dilanjutkan untuk memilih 50 buku yang akan dibawa pulang ke madrasah. Setidaknya perwakilan kelas yang menjadi tim sukses PAPIKU madrasah sudah mendapatkan bekal ilmu pengetahuan terlebih dahulu di Disperpusip Kulon Progo,” tambah Rahma.
Murid Madrasah, Zulfadli Aditya Nugroho ikut aktif dalam membaca buku. “Saya mendapatkan ilmu pengetahuan banyak saat membaca buku di Disperpusip Kulon Progo. Saya suka baca buku tentang ensiklopedia dan sejarah,” ungkap Zulfadli.
Program baca buku 10 menit melatih rentang perhatian (Attention Span). Di tengah maraknya gempuran media sosial dan gawai (gadget), membaca teks cetak melatih anak untuk fokus pada satu hal secara intensif. (ras/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!