Koordinasi ZI MTsN 4 Kulon Progo, Perkuat Persiapan Eviden Menuju Target Maksimal

 

Kulon Progo (MTsN 4 Kulon Progo) Terus memantapkan langkah dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) melalui koordinasi dan penguatan persiapan eviden Senin (24/8/ 2026). Kegiatan koordinasi tersebut dipimpin oleh Kepala Tata Usaha MTs Negeri 4 Kulon Progo, Nurul Huda, S.AP., dan diikuti oleh tim yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas di madrasah. Koordinasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh dokumen dan eviden yang dipersiapkan benar-benar sesuai dengan ketentuan serta mampu menggambarkan pelaksanaan program secara nyata di lingkungan madrasah.

Ka TU dalam koordinasi tersebut membahas kesiapan eviden masing-masing area pembangunan Zona Integritas. “Salah satu kesepakatan pentingnya, seluruh eviden dikumpulkan melalui Google Drive. Pengumpulan secara terpusat tersebut dimaksudkan untuk memudahkan proses pengecekan, pemantauan, dan koreksi bersama sebelum eviden dinyatakan siap untuk digunakan,” paparnya.

Melalui mekanisme tersebut, setiap tim dapat mengetahui apakah eviden yang telah dibuat sudah sesuai dengan indikator dan bukti dukung yang diminta atau masih perlu dilakukan perbaikan. Eviden yang belum lengkap atau belum sesuai akan mendapatkan koreksi sehingga dapat segera dilengkapi dan disempurnakan. Dengan demikian, proses penyusunan eviden tidak dilakukan secara terburu-buru, tetapi melalui tahapan pemeriksaan yang lebih sistematis dan terkoordinasi.

“Semoga dapat memberikan hasil terbaik dalam pembangunan Zona Integritas di MTsN 4 Kulon Progo. Membutuhkan kerja bersama, kedisiplinan, ketelitian, dan komitmen dari seluruh unsur madrasah. Oleh karena itu, setiap bagian diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab serta saling membantu apabila ditemukan kendala dalam proses pemenuhan eviden,” tegas Nurul Huda.

Senada dengan Ka TU, Kepala MTsN 4 KP, Hj. Asnah Al Amien, S.Ag., M.S.I., juga menyampaikan pesan dan motivasi kepada seluruh tim bahwa hal tersebut bukan sekadar upaya untuk memenuhi tuntutan administrasi atau mengejar nilai semata. Lebih dari itu, ZI merupakan bagian dari proses membangun budaya kerja yang semakin baik di lingkungan madrasah. “Semoga proses persiapan ZI dapat berjalan semakin terarah melalui kerja sama, komitmen, dan semangat untuk terus melakukan perbaikan. Juga tercermin dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan sehari-hari,” pungkas kepala madrasah. (amb)

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *