TASBIH KUA Nanggulan, Ahmad Hanif Bahas Makna Keberkahan di Masjid Al-Huda

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — KUA Nanggulan kembali melaksanakan kegiatan TASBIH (Tadabbur Safari Sholat Dhuhur Berjamaah dan Istiqomah) di Masjid Al-Huda, Wijilan, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan jemaah.
Usai salat Zuhur berjemaah, Penyuluh Agama Islam KUA Nanggulan, Ahmad Hanif, S.Ag., M.Si., menyampaikan tausiah tentang makna tabarruk atau mencari keberkahan. Ia menjelaskan bahwa keberkahan berkaitan dengan kebaikan dan manfaat yang dianugerahkan Allah Swt. dalam kehidupan.

“Tabarruk atau barokah itu adalah nikmat. Lalu ada yang disebut ziyadatul khair, yaitu tambahan kebaikan. Makanya setiap doa kita pasti mengharap diberikan berkah oleh Allah. Termasuk doa sebelum makan, itu juga kita meminta berkah,” ujar Hanif.
Ia menambahkan bahwa keberkahan tidak semata-mata diukur dari banyaknya rezeki, tetapi juga dari rasa syukur, kecukupan, dan manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.
“Orang yang diberkahi hidupnya adalah orang yang selalu merasa cukup, selalu bersyukur, dan hidupnya bermanfaat bagi sesama. Itulah hakikat barokah yang sesungguhnya,” tuturnya.
Takmir Masjid Al-Huda, Daliman, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan keagamaan yang diberikan oleh KUA Nanggulan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut untuk memperkuat pemahaman agama dan semangat beribadah jemaah.
Kegiatan TASBIH ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara tim KUA Nanggulan, takmir, dan jemaah masjid.
Melalui kegiatan ini, KUA Nanggulan berharap jemaah semakin memahami pentingnya mensyukuri nikmat Allah Swt., membiasakan amal kebaikan, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar. (cho/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!