Luncurkan Buku Antologi Puisi Karya Murid, MTsN 5 Kulon Progo Semarakkan Bulan Bahasa 2026

Kulon Progo (MTsN5KP) — Salah satu rangkaian kegiatan dalam puncak peringatan Bulan Bahasa MTsN 5 Kulon Progo adalah peluncuran buku antologi puisi karya murid yang dilaksanakan pada Rabu, 28 Oktober 2026, bertempat di halaman madrasah. Buku tersebut menjadi wujud kreativitas dan hasil karya literasi murid yang dihimpun selama kegiatan Bulan Bahasa. Peluncuran berlangsung meriah dan disambut antusias oleh seluruh warga madrasah.
Proses penyusunan buku antologi puisi ini melibatkan kerja sama dengan Perpustakaan Baitul Hikmah MTsN 5 Kulon Progo. Mulai dari pengumpulan naskah puisi hingga penyusunan buku dilakukan secara terkoordinasi bersama pengelola perpustakaan. Kerja sama tersebut membantu memperlancar proses penerbitan sehingga buku dapat lebih cepat dicetak dan diluncurkan pada puncak peringatan Bulan Bahasa.

Penulisan puisi merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan untuk memeriahkan Bulan Bahasa di MTsN 5 Kulon Progo. Seluruh puisi karya murid dihimpun menjadi satu buku. Dengan demikian, setiap murid yang mengirimkan karya mendapatkan kesempatan untuk menuangkan gagasan, perasaan, dan kreativitasnya melalui tulisan serta menjadi bagian dari buku antologi tersebut.
Setelah peluncuran buku, kegiatan dilanjutkan dengan parade pembacaan puisi. Perwakilan dari setiap kelas tampil membacakan puisi yang termuat dalam buku antologi. Suasana halaman madrasah pun semakin semarak ketika para murid menyampaikan karya-karya tersebut di atas panggung. Kegiatan ini sekaligus memberikan kesempatan kepada para penulis untuk memperkenalkan dan mengapresiasikan karya mereka melalui pembacaan puisi.

Kepala MTsN 5 Kulon Progo, Didik Komaidi, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas terbit dan diluncurkannya buku antologi puisi karya murid tersebut. Menurutnya, penerbitan buku ini merupakan pencapaian positif yang menunjukkan bahwa murid memiliki potensi dan kreativitas dalam bidang literasi. Ia berharap kegiatan menulis dan berkarya dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak karya murid yang lahir dan terdokumentasi, sekaligus menumbuhkan budaya literasi di lingkungan madrasah. (mic)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!