MI Ibnu Mas’ud Gelar Inspirasi Pagi, Perkuat Ruhiyah Guru dan Karyawan

Kulon Progo (MI Ibnu Mas’ud) – MI Ibnu Mas’ud menyelenggarakan kegiatan Inspirasi Pagi pada Rabu (4/11/2026) bersama Ustaz Muhammad Luthfi Dzunurrahman. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan MI Ibnu Mas’ud, serta keluarga besar lembaga pendidikan Ibnu Mas’ud yang meliputi TKIT Ibnu Mas’ud, SDIT Ibnu Mas’ud, dan SMPIT Ibnu Mas’ud.
Program Inspirasi Pagi merupakan agenda rutin pekanan yang dilaksanakan setiap Rabu pagi. Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar lembaga dalam memberikan motivasi, penguatan, serta refleksi ruhiyah bagi seluruh guru dan karyawan.
Dalam penyampaiannya, Ustaz Muhammad Luthfi Dzunurrahman mengingatkan pentingnya menjaga kondisi ruhiyah sebagai bekal utama bagi seorang pendidik. Kekuatan ruhiyah diharapkan mampu menumbuhkan semangat, keteguhan tekad, serta meluruskan kembali niat dalam menjalankan amanah sebagai guru. Yaitu mendidik dan mempersiapkan generasi masa depan.

Ia juga mengingatkan agar seorang guru tidak mudah terpesona oleh gemerlap kehidupan dunia. Seorang pendidik harus memiliki orientasi akhirat dalam setiap aktivitas dan pengabdiannya. Dunia hendaknya tidak menjadi tujuan utama, melainkan sarana untuk meraih rida Allah SWT.“Pesan tersebut sejalan dengan hadis Rasulullah SAW, Ad-Dun-ya sijnul mu’min wa jannatul kafir. Dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir (HR. Muslim),” ujarnya.
“Hadis tersebut menjadi pengingat agar para pendidik tidak terbalik dalam memandang kehidupan. Orientasi akhirat harus senantiasa menjadi landasan dalam bekerja, mengajar, dan mendidik,” terang Luthfi.
Kepala MI Ibnu Mas’ud, Wates Kulon Progo, Angga Bimantara menyampaikan bahwa inspirasi pagi tersebut sebagai langkah awal dalam pendidikan karakter bagi murid. “Program Inspirasi Pagi ini diharapkan mampu menyentuh aspek spiritual (ruhiyah) seluruh guru dan karyawan.
Sebelum kita berupaya menguatkan karakter dan adab murid, terlebih dahulu kita harus berusaha menuntaskan dan memperbaiki karakter diri sendiri. Sebab, pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui lisan. Tetapi harus dimulai dari keteladanan para pendidiknya,” tutur Angga.
Melalui program Inspirasi Pagi, MI Ibnu Mas’ud berharap seluruh guru dan karyawan tidak hanya memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas profesionalnya. Tetapi juga memiliki kekuatan ruhiyah, keikhlasan, dan semangat pengabdian yang terus terjaga.
Dengan demikian, amanah mendidik generasi Qur’ani, berprestasi, dan berdaya manfaat dapat dijalankan sebagai bagian dari ibadah dan ikhtiar meraih rida Allah SWT. (bim/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!