MAN 1 Kulon Progo Matangkan Persiapan Pelantikan dan LDK Pengurus Organisasi Murid

Kulon Progo (MAN 1 KP) — MAN 1 Kulon Progo terus memperkuat pembinaan karakter dan kepemimpinan siswa melalui persiapan pelantikan serta Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) pengurus organisasi siswa. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pembina organisasi yang dilaksanakan pada Rabu (4/11/2026) di ruang Kepala Madrasah.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi, menyusun agenda kegiatan, serta memastikan kesiapan seluruh organisasi dalam menyelenggarakan pelantikan dan LDK. Sejumlah organisasi yang akan dilantik meliputi OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah), MPK (Majelis Perwakilan Kelas), ICM (Islamic Community of MANSAKU), Duta Literasi, PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja), Dewan Ambalan, serta Palang Merah Remaja (PMR).

Melalui koordinasi tersebut, para pembina diharapkan dapat mempersiapkan kegiatan secara terarah, terencana, dan berkesinambungan. Pelantikan menjadi momentum pengukuhan tanggung jawab kepengurusan baru, sedangkan LDK dirancang sebagai sarana membekali siswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kepemimpinan yang dibutuhkan dalam menjalankan organisasi.

Kepala MAN 1 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa organisasi siswa merupakan wadah penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter, tanggung jawab, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama.

“Melalui organisasi, siswa belajar menjadi pemimpin sekaligus belajar dipimpin. Mereka berlatih mengambil keputusan, menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, bekerja sama, serta bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan. Kami berharap para pengurus yang akan dilantik mampu menjadi teladan dan menghadirkan program-program positif yang memberikan manfaat bagi seluruh warga madrasah,” ungkap Farida.

Persiapan pelantikan dan LDK ini juga menjadi bagian dari kontribusi MAN 1 Kulon Progo dalam mendukung program prioritas pemerintah melalui Asta Cita dan Asta Protas Kementerian Agama. Penguatan kepemimpinan, karakter, kreativitas, literasi, kesehatan remaja, serta kepedulian sosial merupakan upaya nyata dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Keberadaan berbagai organisasi dengan bidang kegiatan yang beragam memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat masing-masing. OSIM dan MPK menjadi wadah pembelajaran demokrasi serta kepemimpinan; ICM memperkuat nilai-nilai keislaman dan pembinaan spiritual; Duta Literasi mendorong budaya membaca dan menulis; PIK-R memberikan edukasi serta pendampingan terkait kehidupan remaja; sementara Dewan Ambalan dan PMR menumbuhkan kedisiplinan, kemandirian, jiwa sosial, serta kepedulian terhadap sesama.

Dampak positif kegiatan ini diharapkan tidak hanya dirasakan oleh para pengurus organisasi, tetapi juga seluruh siswa MAN 1 Kulon Progo. Melalui program kerja yang inovatif dan kolaboratif, organisasi siswa dapat menjadi motor penggerak terciptanya lingkungan madrasah yang aktif, produktif, religius, sehat, dan berprestasi.

Selain itu, sinergi antara pembina dan pengurus organisasi diharapkan mampu menciptakan tata kelola kegiatan kesiswaan yang lebih baik. Organisasi tidak sekadar menjadi tempat menjalankan program kerja, tetapi juga laboratorium pembelajaran nyata bagi siswa untuk mengasah keterampilan sosial, komunikasi, pemecahan masalah, dan kepemimpinan.

Dengan persiapan yang matang, pelantikan dan LDK pengurus organisasi MAN 1 Kulon Progo diharapkan menjadi awal lahirnya generasi pemimpin muda MANSAKU yang berintegritas, bertanggung jawab, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan madrasah dan masyarakat. (akh/eko)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *