Murid MIN 2 Kulon Progo Lincah Menari Angguk Jos

Kulon Progo (MIN2KP) — Murid kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kulon Progo mengikuti latihan gerak tari Angguk Jos pada Rabu (4/11/2026). Tari Angguk Jos merupakan kesenian khas Kulon Progo yang telah dikreasikan agar lebih dinamis dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kegiatan tari ini menjadi bagian dari ekstrakurikuler wajib bagi kelas bawah yang diselenggarakan setiap satu kali sepekan.
Latihan tari ini mengenalkan sekaligus melestarikan budaya lokal Kulon Progo sejak usia dini. Melalui kegiatan ini pihak madrasah berupaya menanamkan rasa cinta tanah air, melatih motorik kasar anak, serta membentuk karakter murid yang berbudaya, kreatif, dan percaya diri.
Suasana latihan yang berlangsung di halaman madrasah tampak meriah. Salah satu murid kelas 1, Isyana Chalinda Beryl terlihat menari dengan penuh semangat dan gerakan yang lemah gemulai. “Saya sangat senang ikut latihan tari Angguk Jos ini. Gerakannya seru dan musiknya asyik. Meskipun melelahkan, saya ingin terus belajar sampai lancar menari,” ucapnya.

Guru pendamping kelas 1, Siti Fatini, S.Pd.I. menyatakan bahwa pendampingan secara intensif sangat diperlukan agar anak-anak usia kelas 1 dapat mengikuti instruksi dengan baik. “Murid kelas 1 memerlukan perhatian khusus agar mereka fokus. Kami mendampingi mereka dengan pendekatan yang sabar dan menyenangkan. Hal ini agar mereka merasa nyaman serta ceria selama proses latihan berlangsung,” ujarnya.
Guru pelatih tari, Mufidah Rifai menjelaskan bahwa materi yang diajarkan pada tahap awal ini berfokus pada kelenturan tubuh dan pengenalan ketukan musik. “Tari Angguk Jos kreasi ini memadukan unsur tradisional dengan gerakan yang lebih energetik. Kami menyesuaikan porsi gerakannya. Hal ini agar anak-anak mudah menghafal pola lantai dan ritme ketukannya. Tetapi tetap mempertahankan esensi asli keindahan tari Angguk,” tuturnya.
Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd. memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme para murid dan kesigapan tim pengajar. Pihak madrasah berkomitmen penuh untuk mendukung pengembangan bakat dan minat seni budaya lokal. “Ekstrakurikuler tari ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memberikan pendidikan yang seimbang antara akademik dan nonakademik. Melalui seni tari khas daerah, kami berharap murid-murid MIN 2 Kulon Progo tidak hanya unggul dalam ilmu agama. Tetapi juga memiliki rasa bangga yang besar terhadap warisan budaya nusantara,” ungkapnya. (rin/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!