KUA Panjatan Terima Audiensi LDII, Perkuat Sinergi dan Moderasi Beragama

Kulon Progo (KUA Panjatan) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari jajaran pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kapanewon Panjatan, khususnya pengurus Takmir Masjid Baitul Iskh, Bojong, Panjatan. Pertemuan berlangsung di Aula KUA Panjatan pada Kamis (5/11/2026), pukul 09.00–10.30 WIB.

Rombongan LDII disambut oleh Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, yakni Burhanul Fahruda, S.Ag., Mufti Amri, S.H.I., Kartiwin, S.Pd.I., M.S.I., dan Fajar Munggih Nugrahini, S.Sos.

Audiensi tersebut menjadi ruang silaturahmi dan dialog untuk memperkuat kemitraan antara LDII dan Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan. Pembahasan mencakup koordinasi program keagamaan, pengelolaan dan pemakmuran masjid, serta upaya pembinaan umat melalui kerja sama di tingkat kapanewon.

Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas inisiatif LDII dalam menjalin komunikasi dan kerja sama dengan KUA. Menurutnya, silaturahmi dan dialog antarlembaga keagamaan menjadi bagian penting dalam membangun kesepahaman serta menjaga kerukunan dan kondusivitas kehidupan beragama di wilayah Panjatan.

Ia juga menegaskan bahwa KUA terbuka untuk menjalin kemitraan dengan berbagai organisasi kemasyarakatan keagamaan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan umat.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama, toleransi, dan kerukunan masyarakat. Melalui komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen keagamaan, KUA diharapkan dapat menjalankan perannya sebagai garda terdepan Kementerian Agama dalam memberikan bimbingan dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Selain itu, audiensi ini menjadi bagian dari semangat revitalisasi KUA, yakni memperluas fungsi KUA agar tidak hanya berfokus pada pelayanan administrasi pernikahan, tetapi juga hadir dalam bimbingan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui pertemuan tersebut, KUA Panjatan berharap sinergi dengan LDII dapat terus terjalin dan dikembangkan dalam berbagai kegiatan positif. Dengan demikian, pembinaan umat dan pemakmuran masjid dapat berjalan lebih optimal serta turut mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis di Kapanewon Panjatan. (win/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *