KKG PAI Temon Latih Jadi Juleha Profesional

Kulon Progo (KKG PAI) – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kapanewon Temon menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA). Pelatihan digelar bagi seluruh Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) SD se-Kapanewon Temon. Kegiatan edukatif dan praktis ini dilaksanakan di Laguna Pantai Glagah, Temon, Kulon Progo pada Kamis (5/11/2026).

Turut hadir dalam acara tersebut Pengawas PAI Kankemenag Kabupaten Kulon Progo, Drs. H. Tukidi, M.S.I., Pengawas SD Kapanewon Temon, Sumiarsih, S.Pd., M.Pd., Ketua KKKS SD Kapanewon Temon, Sudarijah, S.Pd., M.Pd., serta seluruh GPAI SD se-Kapanewon Temon.
Dalam pelatihan ini, materi penyeleksian dan teknik penyembelihan disampaikan langsung oleh Guru PAI SD Negeri Temon Kulon, Amirul Mukminin. Ia memaparkan serta memeragakan tata cara menyembelih hewan yang benar sesuai ajaran Islam. Amirul menekankan pentingnya menerapkan prinsip perikehewanan saat proses penyembelihan berlangsung. Yaitu dengan tidak menyiksa atau menyakiti hewan sembelihan.

Ketua KKKS SD Kapanewon Temon, Sudarijah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada KKG PAI Temon atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan berharga ini. “Ke depan KKG PAI Temon dapat melanjutkan agenda pelatihan praktis lainnya. Seperti pelatihan pemulasaraan jenazah dan lain-lain,” pinta Sudarijah.
Sementara itu Pengawas PAI Kankemenag Kulon Progo, Tukidi turut memberikan apresiasi tinggi kepada KKG PAI Temon yang dinilai selalu bergerak cepat (gercep) dalam berbagai hal. Baik pelaksanaan pelatihan peningkatan kompetensi maupun penataan administrasi. Tukidi menegaskan pentingnya kedisiplinan tersebut demi menunjang kelancaran proses pembelajaran di sekolah. “GPAI harus selalu tertib administrasi. Hal ini untuk menjaga kualitas dan kelancaran saat mengajar murid-murid di sekolah,” tegas Tukidi.

Ketua KKG PAI Temon, Nur Muhamad menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada seluruh tamu undangan. Mulai dari Pengawas, Ketua KKKS, hingga guru agama Islam yang telah berkenan hadir dan mendukung penuh acara ini. Nur Muhamad juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus apabila terdapat kekurangan maupun keterbatasan dalam penyiapan tempat dan sarana selama kegiatan berlangsung.
Melalui pelatihan Juleha ini, para Guru PAI di Kapanewon Temon diharapkan tidak hanya menguasai teori. Tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam tata cara penyembelihan hewan yang halal, legal, dan ihsan. KKG PAI Temon berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi para pendidik agar mampu memberikan teladan serta mentransfer ilmu keagamaan yang aplikatif dan berkarakter kepada para murid di sekolah masing-masing. (nur/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!