Tingkatkan Layanan, MTsN 5 Kulon Progo Pelatihan Buat Media Pembelajaran Daring

Kulon Progo (MTsN5KP) – Sejak adanya Covid-19, dunia pendidikan sudah jauh berubah. Yang paling mencolok yakni adanya perubahan metode pembelajaran dari yang tadinya tatap muka menjadi metode daring. Hal ini tentu menuntut tenaga pendidik untuk menyesuaikan diri dengan mempelajari berbagai metode dan media pembelajaran yang sifatnya daring. Kondisi ini menjadi latar belakang MTsN 5 Kulon Progo mengadakan Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Daring di madrasah setempat, Sabtu (11/7/2020).

Seluruh guru diundang menghadiri pelatihan ini, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Kepala Madrasah, Asnah Al Amien, S.Ag., M.S.I. dalam sambutannya memberi arahan kepada seluruh guru untuk bersemangat mempelajari hal-hal baru termasuk mempelajari metode mengajar yang baru sesuai dengan perkembangan zaman agar pelayanan maupun hasil pembelajaran lebih maksimal. “Kita sebagai guru harus mau belajar dan memahami berbagai metode maupun media pembelajaran daring. Tujuannya untuk memberikan pelayanan pembelajaran yang maksimal kepada siswa di masa pandemi seperti saat ini,” jelas Asnah.

Pelatihan yang bertempat di ruang laboratorium komputer madrasah ini dipandu langsung oleh praktisi IT, Nur Akhwan, S.Kom. Akhwan mengatakan, pembelajaran melalui daring merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk saat ini karena lebih cepat dan efisien serta yang pasti lebih aman di masa Covid-19. Salah satu media pembelajaran daring yang paling populer saat ini adalah Google Classroom buatan Google yang bisa dikatakan sebagai kelas dunia maya. Akhwan mengajarkan bagaimana pemanfaatan Google Classroom ini, mulai dari pembuatan kelas, memasukkan siswa ke dalam kelas, membuat tugas, sampai pemberian nilai.

Sementara itu, MTsN 5 Kulon Progo pada tahun ajaran kemarin sebenarnya telah memanfaatkan media pembelajaran di website madrasah berupa e-learning yang dapat diakses di laman http://mtsn-sidoharjo.sch.id. Hampir seluruh siswa sudah bisa berpartisipasi aktif mengikuti e-learning ini, hanya beberapa siswa saja yang tidak bisa mengikuti karena keterbatasan alat maupun jaringan. Untuk siswa yang belum bisa ikut pembelajaran daring, pihak madrasah tetap memberikan pelayanan berupa print out materi maupun tugas seperti pada pelaksanaan PAT semester genap kemarin.
Diharapkan dengan adanya pelatihan tentang Google Classroom ini dapat menambah wawasan guru agar semakin kreatif terutama dalam pelaksanaan pembelajaran daring dengan adanya pilihan media pembelajaran yang bervariasi. (mic/abi)

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *