Tim Voli Putra MTsN 4 Kulon Progo Tanding Grand Final, Kakan Wahib Jamil Hadir Beri Dukungan

Kulon Progo (MTsN4KP) – Puncak musim kompetisi Voli Liga Pelajar SMP/MTs Kabupaten Kulon Progo ditandai dengan grand final bagi Tim Voli Putra MTsN 4 Kulon Progo lawan SMPN Galur. Grand Final tersebut digelar Ahad (21/11/2021) di GOR Cangkring, Wates, Kulon Progo. Terasa istimewa, sebab dalam laga final tersebut, Kepala Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd. turut hadir menyaksikan jalannya pertandingan. Tahun ini, Tim Putra MTsN 4 Kulon Progo mendapatkan runner up, hasil yang lebih baik dari tahun lalu (juara ketiga).

Secara khusus, H.M. Wahib Jamil memberikan ucapan selamat kepada para pemain yang telah mempersembahkan pertandingan terbaiknya dalam kompetisi tersebut. Bahkan tanpa segan, ia mengucapkan selamat dan memuji permainan kapten tim putra, Dani Kurnia Julianto. Selama pertandingan, perjuangan semua pemain  tanpa ampun. Di balik prestasi yang diraih, Dani sempat dua kali pingsan, belum lagi peristiwa cidera yang dialami banyak pemain.

Tak hanya itu, dari awal sampai akhir musim kompetisi, Kepala Madrasah, Drs. Sukarlan senantiasa hadir memberikan dukungan terhadap tim. “Bapak Wahib Jamil, Kepala Kantor Kemenag Kulon Progo pun berkenan hadir menyempatkan diri melihat langsung persembahan permainan maksimal Tim Putra MTsN 4 Kulon Progo. Terima kasih. Hasil akhirnya 2-1 kemenangan untuk SMPN 2 Galur. Inilah hasil terbaik tahun ini, Alhamdulillah,” ungkap Sukarlan melalui pesan WA grup madsanefour_official.

Tak lepas dari peran para pelatih, keberadaan penonton dan suporter tak dapat dipungkiri menjadi salah satu penyemangat tim yang bermain. Tak hanya guru dan siswa, para orang tua rela turun gunung untuk mendukung langsung pertandingan. Keisya Shafa Azahra, Ketua OSIS beserta rekan-rekannya mengaku larut dalam suasana pertandingan. “Suasana pertandingan yang luar biasa. Tidak terasa teriak-teriak sampai serak. Kami sungguh terbawa pada alur permainan tim kita yang luar biasa menurut saya. Mereka bermain luar biasa, keren. Berani! Smash nya itu, lho….powefull!,” tutur Keisya tak bisa menahan rasa bangga sekaligus haru.

Berbagai pelajaran dapat diambil dari kompetisi tahun ini. Meski tahun ini belum bisa membawa pulang (lagi) piala kejuaraan, semua merasa legowo dan sportif. Menang dan kalah dalam pertandingan itu biasa. “Pengalaman berharga bagi tim kita supaya mempersiapkan strategi baru untuk kompetisi tahun depan,” tutur Umi Rofiqoh, S.Kom. (siw/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

3 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *