KUA Wates Gelar Pusaka Sakinah pada Komunitas Pendengar Radio Suara Pasar

Kulon Progo (KUA Wates) – KUA Wates kembali hadir dalam upaya peningkatan ketahanan keluarga yang dikemas dalam kegiatan Pusaka Sakinah. Kegiatan bertema Lima Pilar Keluarga Sakinah ini disampaikan oleh Shofwati, S.Ag., Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Wates, pada Ahad (11/01/2026 ),bertempat di Yulfan Resto, Cokrodipan, Wates.

Kegiatn ini diikuti 35 peserta termasuk beberapa pasangan suami isteri,yang tergabung dalam Paguyuban Sedherek Pamidhanget Radio Suara Pasar,yang terdiri  dari para pendengar Radio Suara Pasar Kulon Progo, para penyiar dan monitor.

Dalam paparannya, Shofwati mengajak peserta untuk melalui bahtera rumah tangga di zaman yang penuh dengan tantangan, terlebih arus informasi di media sosial yang mudah diakses ini dengan sikap yang penuh kedewasaan dalam berfikir dan bertindak. “Ketahanan keluarga dapat dicapai manakala pasangan suami istri selalu memegang prinsip yang tertuang dalam Lima Pilar Keluarga Sakinah, yakni Berpasangan (Zawwaj), Janji Kokoh (Mitsaaqon Gholidzon), Memperlakukan Pasangan dengan Baik (Mu’asyaroh bil ma’ruf), Musyawarah,dan Saling ridlo,” ujarnya dihadapan peserta.

“Dalam kondisi apapun baik dalam menyelesaikan konflik, menghadapi dinamika perkawinan, dalam masalah pengelolaan ekonomi keluarga dan yang lainnya, hendaklah kita jalani dengan mengedepankan lima pilar tersebut, perbanyak berdo’a,jangan sampai kita terpengaruh dengan konten atau berita negatif terkait keluarga baik di media sosial maupun di dunia nyata “ pungkasnya

Muh. Pujiyono.selaku Ketua Paguyuban SPRSP mengapresiasi langkah konkrit KUA Wates dalam upaya peningkatan ketahanan keluarga ini, “Saya sangat berterima kasih atas ilmu yang telah diberikan pada hari ini,sangat bermanfaat dan semoga kita semua dapat menjadi keluarga yang Sakinah Mawaddah Wa rohmah ”, harapnya.

Sementara Kepala KUA Wates, Marzuki SHI., MSI, memberikan dukungan kepada para penyuluh dalam setiap kegiatan baik di pertemuan-pertemuan atau di kelompok binaan untuk senantiasa ikut mensosialisasikan kegiatan ketahanan keluarga “Kegiatan Pusaka Sakinah harus terus kita upayakan dalam rangka mewujudkan keluarga yang mashlahah baik di dunia maupun akhirat,yang sakinah mawaddah wa rohmah, sehingga dapat mengurangi angka perceraian” pungkasnya. (shf/dpj)

2 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *