Dukung Ketahanan Pangan, KUA Panjatan Tanam Bibit Sayuran

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Menjelang peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 pada tanggal 3 Januari 2026 mendatang, KUA Panjatan melaksanakan kegiatan penanaman berbagai jenis bibit sayuran di sekitar halaman kantor. Aksi nyata ini bertujuan untuk menguatkan peran serta lembaga keagamaan dalam isu-isu strategis nasional, khususnya kemandirian pangan. Hal tersebut disampaikan Basid Rustami,S.Ag diruang kerjanya.
Kegiatan penanaman ini melibatkan seluruh pegawai KUA Kapanewon Panjatan, termasuk kepala kantor, penghulu, dan penyuluh agama Islam. Berbagai jenis bibit sayuran yang memiliki nilai gizi tinggi, seperti cabai dan terong, ditanam dalam upaya pemanfaatan lahan kosong secara optimal. Inisiatif ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat sekitar mengenai praktik pertanian sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan rumah tangga.
Kepala KUA Kapanewon Panjatan, Basid Rustami, S.Ag., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan refleksi dari semangat pengabdian Kementerian Agama. “Kami tidak hanya melayani urusan keagamaan semata, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan umat dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
“Penanaman sayuran ini adalah langkah kecil kami, wujud nyata sinergi KUA dengan program ketahanan pangan pemerintah, sekaligus menyemarakkan momentum HAB Kementerian Agama yang ke-80,” pungkasnya.
Sementara itu, Djuni Kaswati, S.Ag., salah seorang Penyuluh Agama setempat menekankan aspek teologis dan sosial dari kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa ajaran agama sangat menganjurkan umatnya untuk menjaga kelestarian alam dan berupaya mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidup. “Menanam sayuran sendiri bukan hanya tentang hemat, tapi juga tentang memastikan kita punya akses pangan yang sehat dan berkelanjutan. Ini adalah ikhtiar kita bersama menjaga ketahanan pangan keluarga dan masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai amal bakti,” tegasnya.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari generasi muda KUA. Setia Amrodin, S.H., Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Penghulu KUA Kapanewon Panjatan, menyoroti pentingnya peran aktif setiap individu dalam menghadapi tantangan global, termasuk ketersediaan pangan. Ia menambahkan, penguatan program ketahanan pangan lokal akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.
“Program penanaman ini merupakan langkah strategis yang patut ditiru,” kata Setia Amrodin. “Dengan memanfaatkan lahan kantor, kita memberikan contoh langsung kepada masyarakat bahwa setiap jengkal tanah dapat dioptimalkan untuk menghasilkan pangan. Ini sekaligus menjadi penguatan bahwa KUA hadir sebagai bagian integral dari pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, tidak terkecuali dalam aspek ketahanan pangan.”ungkapnya.
Setelah penanaman bibit perdana, KUA Panjatan berencana untuk terus memelihara kebun sayur mini tersebut dan menjadikannya sebagai model percontohan bagi kantor-kantor lain. Hasil panen sayuran nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari kegiatan sosial dalam menyambut perayaan Hari Amal Bakti Kementerian Agama di awal tahun 2026 mendatang.(nof/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!