MTsN 6 Kulon Progo Gelar Ujian Praktik Ibadah di Akhir Semester

Kulon Progo (MTsN6KP) – Menjelang berakhirnya semester satu tahun ajaran 2025/2026, MTsN 6 Kulon Progo melaksanakan Ujian Praktik Ibadah bagi seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX, Kamis 4 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk mengukur tingkat penguasaan kompetensi keagamaan siswa secara langsung dan menyeluruh.
Ujian praktik ini dilaksanakan di kelas masing-masing, dengan dua penguji terdiri dari wali kelas dan satu guru mata pelajaran. Pelaksanaan ujian praktik tahun ini diselenggarakan secara terstruktur, di mana materi yang diujikan disesuaikan dengan jenjang kelas dan tingkat kesulitan.
Kepala MTsN 6 Kulon Progo, Muhammad Muslich Purwanto, S. Ag., menyampaikan bahwa penyesuaian materi ujian praktik ini penting untuk memastikan bahwa setiap siswa menguasai dasar-dasar ibadah sebelum melangkah ke praktik ibadah yang lebih kompleks.

Rincian materi yang diujikan adalah: Kelas VII (Dasar Thaharah): Praktik Wudu, siswa kelas VII diuji kemampuannya dalam praktik wudu secara benar dan tertib, termasuk menghafal niat dan doa setelah wudu. Fokus utama adalah kesempurnaan rukun dan sunah wudu. Kelas VIII (Inti Ibadah): Praktik Salat Wajib, siswa kelas VIII diuji praktik salat wajib (fardhu) secara individu, mulai dari takbiratul ihram hingga salam. Penilaian meliputi ketepatan gerakan, kefasihan bacaan salat, serta kekhusyukan. Jenjang terakhir Kelas IX (Fardhu Kifayah): Praktik Salat Jenazah, sebagai materi puncak dan persiapan kelulusan, siswa kelas IX diuji praktik salat jenazah (Fardhu Kifayah). Materi ini menuntut pemahaman yang lebih mendalam mengenai tanggung jawab sosial keagamaan dan penerapan teknis salat tanpa rukuk dan sujud.
Ketua Panitia Ujian, Ani romadhoni, S.Pd. menjelaskan bahwa ujian ini bukan sekadar formalitas penilaian, melainkan upaya MTsN 6 Kulon Progo untuk mewujudkan profil lulusan yang memiliki kecakapan spiritual (spiritual skills) yang baik. “Kami ingin memastikan bahwa ilmu Fikih yang mereka pelajari di kelas dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan utama kami adalah menyeimbangkan kemampuan kognitif dengan keterampilan psikomotorik ibadah,” jelasnya.
Dengan terlaksananya Ujian Praktik Ibadah ini, diharapkan seluruh siswa MTsN 6 Kulon Progo tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki dasar-dasar keagamaan yang kuat dan matang, siap menjadi generasi yang berakhlak mulia dan mampu menjalankan kewajiban ibadah dengan benar di masyarakat. (nhc/don)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!