Pelukmu Bagai Rumah Tanpa Pintu

Oleh: Kenzie bhamakerti
Siswa MTsN 5 Kulon Progo

Pelukmu bagai rumah tanpa pintu, Ibu,
Aku datang tanpa salam, tanpa alasan,
Membawa lelah yang tak sempat kuceritakan,
Dan kau menerimaku tanpa satu pun pertanyaan.

Di dadamu, dunia sejenak berhenti,
Bising hidup luluh menjadi sunyi,
Air mataku jatuh tanpa perlu sembunyi,
Sebab kau tahu luka tanpa harus kujelaskan lagi.

Kau jahit hariku dengan sabar yang panjang,
Dari pagi yang letih hingga malam yang resah,
Sementara namamu kerap kulupakan dalam senang,
Namun selalu kusebut di saat aku menyerah.

Jika suatu hari aku tersesat jauh dari arah,
Ingatkan aku ke mana harus pulang,
Sebab rumah itu bukan bangunan megah,
Melainkan pelukmu
Tempat aku tetap menjadi anak,
Dan selalu diterima tanpa syarat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *