Kakanwil Ahmad Bahiej Apresiasi Sabun N4 Clink Karya DKP

Yogyakarta (MTsN4KP) – Sebuah inovasi menarik lahir dari anggota Dewan Kerja Penggalang (DKP) MTsN 4 Kulon Progo. Bahkan inovasi tersebut mendapatkan apresiasi dari Kepala Kanwil Kemenag DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, SH, M.Hum. saat audiensi di kantor setempat (3/12/2025).
Inovasi tersebut merupakan proyek kewirausahaan produksi sabun cuci piring yang diberi nama N4 Clink. Aiudiensi tersebut dihadiri oleh Kamabigus Asnah Al Amien, S.Ag., M.S.I., Waka Humas dan Pembina Pramuka Siti Suwarni, S.Pd., M.Sc., serta perwakilan DKP Mita Kartikasari.

Kakanwil dalam kesempatan tersebut mengapresiasi inovasi madrasah dengan adanya produk kewirausahaan berupa sabun cuci piring tersebut. “Kami bangga terhadap inovasi yang dilakukan madrasah. Semoga ini dapat menjadi awal yang baik untuk siswa madrasah siap menghadapi persaingan dalam kehidupan nantinya,” ungkap Kakanwil.
Menurut Pembina bidang inovasi dan kewirausahaan Pramuka MTsN 4 Kulon Progo, Siti Suwarni bahwa program kewirausahaan tersebut memiliki beberapa manfaat. “Untuk menanamkan jiwa wira usaha, meningkatkan kreativitas, dan keterampilan praktis siswa sejak dini,” jelasnya.

Tidak hanya sekadar belajar mencampurkan bahan-bahan formula kimia seperti enzim, trilon, garam, sodium sulfat, pewarna dan bahan-bahan lainnya. Tetapi juga dapat mengasah insting kewirausahaan sejak dini.
Untuk memasarkan hasilnya, DKP menjual saat acara-acara di madrasah, salah satunya penerimaan rapor (19/12/2025).
Koordinator penjualan sabun, Helinda menerangkan terkait hal tersebut. “Di stand unit 1 menyediakan 28 botol sabun dan alhamdulillah laku semua. Di unit dua menyediakan 15 botol dan laku empat. Harga satu botolnya delapan ribu, dan di hari itu kami mendapatkan Rp.256.000, 00. Alhamdulillah,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan anggota, DKP MTsN 4 Kulon Progo membuktikan bahwa madrasah bukan sekadar tempat belajar di dalam kelas. Tetapi juga ruang untuk melahirkan solusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Siapa tahu, sabun karya anak Pramuka ini kelak bisa menjadi pesaing baru di pasar nasional. Diharapkan kegiatan tersebut dapat menjadi wadah belajar semangat siswa dalam bidang kewirausahaan. (dew/siw/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!