KUA Galur Gelar Penyuluhan Keluarga dengan Filosofi Tembang Macapat

Kulon Progo (KUA Galur) – KUA Galur kembali menyelenggarakan penyuluhan berkolaborasi dengan Program Keluarga Harapan (PKH) di Dusun Dalen, Kalurahan Karangsewu, Kapanewon setempat. Acara pada Rabu, (14/1/2026)ini diikuti warga Dusun Dalen dengan antusias.

Penyuluh Agama Islam KUA Galur, M. Yahya, S.Ag., mengawali penyuluhan dengan menyampaikan konsep ekoteologi yang diintegrasikan dengan pemberdayaan ekonomi umat melalui penanaman tanaman benguk yang dapat diolah menjadi tempe benguk. Inisiatif ini bertujuan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Sebagai materi inti, M. Yahya menyampaikan pembahasan mendalam tentang fase-fase kehidupan berkeluarga melalui filosofi tembang macapat. Tembang macapat seperti Mijil, Sinom, Asmarandana, hingga Pocung diuraikan sebagai representasi tahapan kehidupan dari masa kelahiran, perjodohan, pernikahan, hingga membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

“Tembang macapat bukan sekadar seni budaya, tetapi mengandung filosofi kehidupan yang sangat dalam. Ketika kita memahami makna di balik setiap tembang, kita akan lebih siap menghadapi setiap fase dalam berumah tangga dengan bijaksana,” ungkap M. Yahya.

Kepala KUA Galur, H. Afwan Zuhdi, S.Ag., M.A., menyampaikan apresiasi dan komitmen tinggi atas kegiatan rutin yang dijalankan para penyuluh agama Islam. “Kami berkomitmen terus mendukung program-program seperti ini sebagai upaya nyata meningkatkan kualitas kehidupan berkeluarga dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen KUA Galur untuk terus memberikan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat secara berkelanjutan. Melalui program rutin yang dijalankan para penyuluh agama, KUA Galur berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bimbingan agama, memperkuat kehidupan berkeluarga, sekaligus memberdayakan ekonomi umat dengan pendekatan yang inovatif dan menyentuh nilai-nilai kearifan lokal. (amr/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *