KUA Lendah Beri Penguatan Pusaka Sakinah di Dusun Nglatiyan I Ngentakrejo

Kulon Progo (KUA Lendah) – Penyuluh Agama Kapanewon Lendah, Agus Prasmono, S.Ag dan Siti Fauziyah, S.Ag, M.Pd terlibat dalam memberikan bimbingan pusaka sakinah di Rumah Tujilan selaku Dukuh Nglatiyan I, Ngentakrejo, Lendah, Kulon Progo pada Senin (12/01/2026) sore.
Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diisi pada saat pertemuan rutinan PKK Dusun Nglatiyan.
Pada pertemuan ini, Siti Fauziyah menekankan peran penyuluh agama dalam masyarakat.

“Kami izin nderek matur bahwa penyuluh agama diamanahi oleh Pemerintah untuk menjadi garda terdepan dalam mendampingi masyarakat, memberikan penyuluhan keagamaan, bimbingan, serta penanaman moderasi beragama. Oleh karena itu, kami terbuka, jika ada Ibu Ibu yang ingin konsultasi, pendampingan praktik keagamaan, dan pelayanan lainnya bisa langsung dikomunikasikan.” ungkapnya.

Selanjutnya, Agus Prasmono memberikan penjelasan pentingnya memperbaiki hati dalam menggapai keluarga sakinah, “Mengapa hati itu menjadi elemen penting dalam membentuk kualitas diri? Karena seringkali seseorang banyak memiliki penyakit hati tanpa ia sadari, seperti perasaan takabbur (sombong), namimah (adu domba), hasud (dengki), Thoma’ (mengharap orang lain), dll itu semua merupakan penyakit hati yang berbahaya dalam kehidupan” paparnya.

“Ketika ada tetangga yang menerima rezeki banyak, tidak suka dengan kebahagiaan orang lain, sifat ini akan merugikan diri sendiri, dirinya tidak pernah hidup dengan tenang, ketidakpuasan selalu melekati dirinya. Bahkan lebih dari itu, sifat dengki akan memicu permusuhan, perpecahan, serta berefek pada kehidupan keluarga, seperti memicu ketidakharmonisan dalam rumah tangga,” pungkasnya.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala KUA Lendah, Zamroni, S.Ag., M.S.I turut mengapresiasi sinergi penyuluh agama KUA Lendah dengan PKK Nglatiyan I Ngentakrejo agar pemahaman keagamaan, keluarga sakinah, dan muamalah dapat diimplementasikan dengan baik oleh para jamaah yang hadir. (alf/dpj).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *