Perkuat Akhlak Siswa, MAN 3 Kulon Progo Gelar Pengajian Isra’ Miraj

Kulon Progo (MAN 3 KP) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kulon Progo menyelenggarakan kegiatan Pengajian dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Mendalami Isra’ Mi’raj sebagai Penguatan Iman dan Akhlak di Era Modern” dan bertempat di Masjid Sultan Agung Kalibawang.

Pengajian tersebut diikuti oleh seluruh warga madrasah, mulai dari peserta didik, tenaga pendidik, hingga tenaga kependidikan MAN 3 KP. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus upaya memperkuat keimanan di tengah tantangan zaman modern. Rangkaian acara diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan Muqaddaman Al-Qur’an secara bersama-sama dan ditutup dengan lantunan sholawat. Suasana religius semakin terasa saat Ilham Zainul Fikri, siswa kelas XI MAN 3 Kulon Progo, melantunkan ayat suci Al-Qur’an dengan tartil dan penuh penghayatan.

Acara kemudian dimeriahkan dengan penampilan Hadroh Al Zam-Zami MAN 3 Kulon Progo yang menambah semangat dan kekhusyukan jamaah. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan pembukaan oleh Kepala Madrasah MAN 3 Kulon Progo, Nurhayanti, S.Pd., M.Sc. Dalam sambutannya, Kamad mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan peristiwa Isra’ Mi’raj sebagai momentum penguatan iman. “Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Isra’ ayat 1 yang menjelaskan perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini bukan sekadar sejarah, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua agar senantiasa menjaga sholat sebagai tiang agama dan penguat iman di setiap kondisi kehidupan,” tutur beliau. Ia juga menegaskan makna ayat tersebut sebagai motivasi bagi peserta didik agar tetap istiqamah dalam ibadah dan berakhlak mulia, khususnya di era modern yang penuh tantangan.

Memasuki acara inti, pengajian disampaikan oleh Penyuluh KUA Lendah Mufti Amri,S.Ag. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan makna dan urgensi peristiwa Isra’ Mi’raj bagi generasi masa kini. “Isra’ Mi’raj merupakan bukti kebesaran Allah SWT dan kemuliaan Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Isra’ ayat 1, perjalanan ini menjadi dasar perintah sholat yang harus kita jaga sepanjang hidup,” jelas Mufti Amri.

Ia juga mengingatkan bahwa sebelum peristiwa Isra’ Mi’raj, Rasulullah SAW mengalami masa yang sangat berat, yaitu wafatnya paman beliau Abu Thalib dan istri tercinta Siti Khadijah, yang dikenal sebagai ‘Aamul Huzni’ atau tahun kesedihan. “Di saat Rasulullah SAW dilanda kesedihan mendalam, yang beliau lakukan bukan mengeluh, melainkan mendekatkan diri kepada Allah melalui sholat,” ungkapnya.

Dari peristiwa tersebut, Mufti Amri menegaskan bahwa sholat adalah solusi utama ketika manusia menghadapi kesedihan dan masalah hidup. “Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 45: ‘Dan jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’. Maka siapa pun yang menjaga sholatnya, insyaallah hatinya akan tenang,” tegasnya.

Kegiatan pengajian ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar seluruh warga MAN 3 KP senantiasa diberikan keistiqamahan dalam beribadah dan kekuatan iman.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai Isra’ Mi’raj mampu tertanam dalam diri peserta didik, tidak hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Semoga seluruh warga madrasah dapat meneladani akhlak Rasulullah SAW serta menjadikan sholat sebagai sumber ketenangan dan solusi dalam menghadapi berbagai persoalan di era modern (syl/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *