KUA Pengasih: Kunci Ketahanan Keluarga, Pengendalian Diri dan Hikmah Puasa

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih terus berkomitmen mewujudkan tatanan keluarga yang harmonis dan tangguh melalui program Pusaka Sakinah (Pusat Layanan Keluarga Sakinah). Kali ini, kegiatan sosialisasi tersebut menyasar para kader Kalurahan Kedungsari yang dilaksanakan di Balai Kalurahan setempat pada Senin (23/02/26).
Hadir sebagai narasumber, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Basuki, S.Ag., memaparkan materi krusial mengenai ketahanan keluarga dari perspektif spiritual, khususnya dalam bulan suci Ramadhan.
Dalam uraiannya di hadapan para kader, Basuki menekankan bahwa ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan madrasah terbaik untuk melatih kesabaran dan empati dalam rumah tangga. “Puasa mengajarkan kita manajemen emosi. Jika suami dan istri mampu mengimplementasikan hikmah puasa dalam keseharian seperti kejujuran, pengendalian diri, dan kasih sayang maka ketahanan keluarga akan terbentuk dengan sendirinya secara kokoh,” ujar Basuki.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kalurahan Kedungsari. Kamitua Kedungsari Dwi Karyati, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif KUA Pengasih yang merangkul para kader. Edukasi ini dinilai sangat tepat sasaran, mengingat para kader adalah ujung tombak yang berinteraksi langsung dengan keluarga-keluarga di wilayah Kedungsari dalam upaya membentengi masyarakat dari kerentanan sosial.

Menanggapi keberlangsungan program ini, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H, S.H.I, M.S.I, menegaskan bahwa Pusaka Sakinah adalah garda terdepan dalam meminimalisir angka perselisihan rumah tangga. “Kami ingin KUA tidak hanya dikenal sebagai tempat urusan administratif nikah saja, tetapi juga sebagai rumah konsultasi dan edukasi. Melalui peran aktif para kader yang hadir, kami berharap pesan mengenai pentingnya ketahanan mental dan spiritual melalui hikmah puasa dapat tersebar luas ke seluruh lapisan masyarakat di Kedungsari,” ungkap Rangga.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para kader semakin berdaya dalam membantu mewujudkan pondasi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah di lingkungannya masing-masing.(lua/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!