Upacara di MAN 1 Kulon Progo, Sekda Jadi Pembina, Sampaikan Deklarasi Pelajar Anti Judi Online
Kulon Progo (MAN 1 KP) — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kulon Progo, H. Triyono, S.IP., M.Si., mewakili Bupati Kulon Progo bertindak sebagai pembina upacara di MAN 1 Kulon Progo pada Senin (2/2/2026) pagi. Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyampaikan Deklarasi Pelajar Anti Judi Online, Anti Radikalisme, Anti Terorisme dan Anti Hedonisme sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif yang mengancam masa depan bangsa.
Upacara yang berlangsung khidmat di halaman madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa MAN 1 Kulon Progo, guru dan tenaga kependidikan, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kulon Progo. Kehadiran unsur Forkopimda menjadi wujud dukungan nyata pemerintah daerah dan aparat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, moderat, dan berkarakter.
Dalam amanatnya, Sekda Kulon Progo H. Triyono, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa judi online, radikalisme, terorisme dan hedonisme merupakan ancaman serius bagi generasi muda di era digital. Ia mengajak para pelajar untuk cerdas memanfaatkan teknologi, memperkuat nilai kebangsaan, serta menjauhi segala bentuk perilaku menyimpang.
“Judi online merusak masa depan pelajar, sementara radikalisme dan terorisme mengancam persatuan bangsa. Oleh karena itu, pelajar MAN 1 Kulon Progo harus menjadi contoh generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki semangat cinta tanah air,” tegas H. Triyono, S.IP., M.Si.
Sementara itu, Plt. Kepala MAN 1 Kulon Progo, Sihono Setyo Budi, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sekda Kulon Progo dan Forkopimda dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, deklarasi ini menjadi penguatan pendidikan karakter yang selaras dengan visi madrasah.
“Kami sangat mendukung deklarasi pelajar anti judi online, anti radikalisme, dan anti terorisme. Madrasah tidak hanya bertugas mencetak prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa agar memiliki integritas, moderasi beragama, dan tanggung jawab sosial,” ujar Sihono Setyo Budi.
Ia menambahkan bahwa MAN 1 Kulon Progo akan terus mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam kegiatan pembelajaran dan pembinaan kesiswaan, termasuk melalui literasi digital dan penguatan budaya madrasah.
Deklarasi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi komitmen nyata yang diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari para pelajar, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Kulon Progo menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan siap menghadapi tantangan global. (mar/dpj)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!