Kepala MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih Raih Gelar C.M.I, Tegaskan Komitmen Kepemimpinan Profesional dan Visioner

Yogyakarta (MA Muh Almanar) – Kulon Progo kembali mencatatkan kabar membanggakan dari dunia pendidikan. Kepala Madrasah MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih Yusril Ahmad Alfikri, S.Sos resmi meraih gelar C.M.I (Certified in Muhammadiyah Ideology) pada Minggu (1/3/2026) di Kampus Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Penyerahan diserahkan langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta Dr.H.Ihwan Ahada,S.Ag.,M.A.

Menurut Yusril Ahmad, Gelar C.M.I bukan sekadar simbol akademik, melainkan representasi kompetensi strategis dalam tata kelola pendidikan modern. “Proses peraihannya melalui serangkaian pelatihan intensif, asesmen manajemen, serta evaluasi kepemimpinan berbasis standar mutu. Kepala madrasah dinilai memiliki kemampuan dalam perencanaan berbasis data, penguatan budaya mutu, pengembangan sumber daya manusia, serta inovasi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.

“Tak hanya berfokus pada prestasi akademik, madrasah ini juga mendorong transformasi digital dalam pembelajaran. Implementasi pembelajaran berbasis teknologi, pelatihan guru dalam pedagogi inovatif, serta peningkatan sistem administrasi berbasis digital menjadi prioritas. Hal ini sejalan dengan semangat modernisasi pendidikan Muhammadiyah yang adaptif terhadap perkembangan global,imbuhnya.

Para guru dan siswa turut merasakan dampak positif kepemimpinan yang visioner tersebut. Lingkungan belajar yang kondusif, budaya kompetitif yang sehat, serta komunikasi yang terbuka menjadi ciri khas manajemen madrasah. Banyak siswa mengaku termotivasi untuk terus berprestasi karena merasa didukung penuh oleh pihak sekolah. Mukhakikin, S.Si.  guru mata pelajaran Kimia MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih mengungkapkan “Selamat dan sukses atas kelulusan Studi Muhammadiyah serta diraihnya gelar C.M.I (Certified in Muhammadiyah Ideology). Semoga ilmu dan amanah yang diperoleh menjadi wasilah dalam meneguhkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan serta memberikan kontribusi nyata bagi dakwah Muhammadiyah. Barakallahu fiikum” ucapnya.

Ke depan, gelar C.M.I ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya inovasi-inovasi baru. Kepala madrasah menargetkan peningkatan kerja sama internasional, penguatan program kewirausahaan siswa, serta pembentukan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.

Dengan diraihnya gelar C.M.I, MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih semakin meneguhkan posisinya sebagai madrasah yang unggul dan berkemajuan. Prestasi ini menjadi inspirasi bahwa kepemimpinan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi masa depan mampu membawa lembaga pendidikan melesat lebih tinggi.

Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal menuju deretan prestasi berikutnya, sekaligus memperkuat peran madrasah dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan global. (ris/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *