KUA Nanggulan Ajak Peserta Pusaka Sakinah Studi Lapang Jamur Tiram

Kulon Progo (KUA Nanggulan) – Langkah konkret dalam memperkuat ketahanan keluarga terus digencarkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Nanggulan. Pada Kamis (12/03/2026), Kepala KUA Nanggulan beserta para Penyuluh Agama Islam mendampingi peserta program Pusaka Sakinah melakukan kunjungan edukatif ke lokasi budidaya jamur tiram di Setan, Wijimulyo.

Tingginya permintaan pasar terhadap jamur tiram menjadi alasan utama KUA Nanggulan mendorong masyarakat menjadikan sektor ini sebagai lumbung ekonomi keluarga. Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan tahapan penting agar peserta mengenal ekosistem budidaya secara mendalam dari hulu ke hilir.

Di tengah peninjauan rumah jamur, Penyuluh Agama Islam, Humaidi Khair S.Sos, memberikan sentuhan edukasi dari sisi kesehatan dan religi. Ia memaparkan bahwa jamur tiram adalah pangan kaya nutrisi, serat, dan mineral yang sangat baik untuk tubuh.

“Mengonsumsi makanan yang Halalan Toyyiban (halal dan baik) adalah kewajiban setiap Muslim, sesuai mandat Surah Al-Baqarah ayat 168. Budidaya jamur ini bukan sekadar urusan ekonomi, tapi ikhtiar menyediakan pangan sehat yang diberkahi,” jelas Humaidi di hadapan peserta.

Kunjungan lapangan ini memicu antusiasme tinggi. Kasidah, salah satu peserta, mengaku sangat bersyukur atas kesempatan ini. “Kami jadi lebih paham seluk-beluk teknisnya. Pengalaman melihat langsung prosesnya membuat saya lebih percaya diri untuk mencoba di rumah,” ungkapnya bahagia. Melalui sinergi antara bimbingan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi praktis, KUA Nanggulan optimis ketahanan keluarga di wilayahnya akan semakin kokoh dan mandiri. (col/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *