Menjemput Ampunan di Masjid Al-Furqon: “Dosa Itu Manusiawi, Taubat Itu Surgawi”

Kulon Progo (KUA Nanggulan) – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al-Furqan Boto Wetan, Kembang, Nanggulan, pada malam Ahad (29/03/2026). Puluhan jamaah hadir menyimak tausiah bermakna dari Penyuluh Agama Islam KUA Nanggulan, Moh Natsir Nurdin, S.Ag., tentang hakikat manusia dan ampunan Ilahi.
Dalam ceramahnya, Natsir menekankan bahwa berbuat salah adalah watak dasar manusia. “Tidak ada manusia yang ma’shum atau bersih dari dosa, setinggi apa pun ilmunya. Allah memang tidak menciptakan kita sempurna karena kesempurnaan hanya milik-Nya,” ujarnya.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa persoalan utama bukanlah pada besarnya dosa, melainkan respons setelahnya. Mengutip firman Allah SWT tentang luasnya ampunan bagi hamba yang bertaubat, Natsir mengajak jamaah untuk tidak berputus asa. “Yang membedakan seorang mukmin adalah keberaniannya untuk segera bersujud dan memohon ampunan setelah terjatuh dalam kesalahan,” tambahnya.

Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., ditempat berbeda, memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan dakwah ini. Ia menilai pesan-pesan menyejukkan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk memperkuat mental spiritual.
“Kami sangat mendukung konsistensi penyuluh dalam membina umat. Semoga tausiah ini memotivasi kita semua untuk terus memperbaiki diri dan menjadikan taubat sebagai napas kehidupan sehari-hari,” tutur Jemino.
Acara ditutup dengan doa bersama, membawa harapan baru bagi warga Boto Kembang untuk terus melangkah di jalan yang diridhai Allah SWT. (col/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *