Nuzulul Quran Cahaya Petunjuk bagi Kehidupan

Naafi’aa Hidayati
Siswa MTsN 1 Kulon Progo
Malam Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa di mana Nabi Muhammad SAW menerima wahyu yang pertama. Yaitu Surah Al- Alaq ayat 1-5 di Gua Hira, pada 17 Ramadan. Pada saat itu Nabi Muhammad sedang berkhalwat (menyendiri). Tiba-tiba sosok asing dan besar menghampirinya. Sosok tersebut adalah Malaikat Jibril. Tubuh Rasulullah SAW bergetar karena terkejut dan ketakutan dengan kehadiran Malaikat Jibril. Malaikat Jibril pun memeluk Rasulullah yang gemetar kemudian mengucapkan kata “Iqra’” sebanyak tiga kali. Kata “iqra” ini memiliki makna “bacalah”.
Rasulullah yang ketakutan pun menjawab “Aku tidak bisa membaca.” Kemudian, Malaikat Jibril pun melanjutkan perkataannya dengan ayat Al-Alaq 1-5
اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ ١خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ ٢اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ ٣الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ ٤عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ ٥
Surat Al-Alaq ini pun menjadi wahyu pertama. Sekaligus surat pertama di dalam Al-Quran yang disampaikan kepada Rasulullah SAW. Al-Quran kemudian diturunkan ke bumi secara bertahap selama 22 tahun, 2 bulan, dan 22 hari serta menjadi pedoman hidup umat Muslim hingga saat ini.
5 Keistimewaan malam Nuzulul Qusert:
- Malam penuh kemuliaan dan berkah
- Takdir tahunan dicatat
- Turunnya malaikat ke bumi
- Pengampunan dosa dan pahala dilipat gandakan
- Malam lebih baik dari 1000 Bulan



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!