Putaran Terakhir Safari Tarawih, Tim Kapanewon Wates Ajak Jamaah Tingkatkan Interaksi dengan Al-Quran

Kulon Progo (KUA Wates) — Safari Tarawih tingkat Kapanewon Wates digelar pada Rabu (4/3/2026) di Mushola Al Hidayah Bendungan, Wates. Kegiatan ini menjadi putaran terakhir rangkaian Safari Tarawih Kapanewon Wates tahun ini. Hadir dalam kegiatan tersebut Panewu Wates beserta unsur Forkompimkap dan lembaga-lembaga terkait.
Dalam tausiyahnya, Penyuluh Agama Islam KUA Wates, Aris Muh Sadzili, S.Th.I., mengingatkan bahwa Ramadhan telah memasuki pertengahan perjalanan menuju penghujung bulan suci. “Tidak terasa, kita sudah setengah perjalanan Ramadhan menuju akhir. Idul Fitri adalah kemenangan, dan kemenangan itu seharusnya diraih dengan kesungguhan dalam beribadah,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia menegaskan bahwa Ramadhan merupakan bulan Al-Qur’an. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an, baik sebagai bentuk ibadah maupun untuk ditadabburi maknanya dalam kehidupan sehari-hari. “Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Membacanya bernilai ibadah, dan mentadabburinya akan menuntun kita dalam bersikap dan mendidik keluarga,” jelas Aris.
Sebagai contoh pendidikan dalam keluarga, ia mengutip firman Allah dalam Surat Luqman ayat 13 “Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, ‘‘Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah. Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.’”
Menurutnya, nasihat Luqman tersebut menunjukkan pentingnya pendidikan tauhid sejak dini dengan pendekatan yang lembut dan penuh kasih sayang.
Orang tua diharapkan senantiasa mengedepankan pendidikan agama, dimulai dari penanaman tauhid dan dilanjutkan dengan pendidikan keislaman lainnya.
Sementara itu, Kepala KUA Wates, Marjuki, S.H.I., M.S.I., yang mewakili Tim Safari Tarawih Kapanewon Wates, menyampaikan rasa syukur karena masih dipertemukan dengan bulan Ramadhan. “Doa kita sejak bulan Rajab agar dipertemukan dengan Ramadhan telah diijabah Allah. Malam ini kita bisa berkumpul dalam Safari Ramadhan, ini nikmat yang patut disyukuri,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jamaah Mushola Al Hidayah atas sambutan yang hangat.“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah Mushola Al-Hidayah atas sambutan dan segala tetek bengek penyambutannya yang luar biasa. Semoga menjadi amal kebaikan bagi panjenengan semua,” tuturnya.
Mewakili seluruh tim Safari Tarawih, Marjuki berharap kegiatan pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat terus berjalan secara istiqamah baik di dalam bulan Ramadhan atau setelahnya, baik mujahadah, pembelajaran baca tulis Al-Qur’an, maupun kegiatan keislaman lainnya. “Perjalanan Ramadhan masih separuh lagi. Mari kita jaga semangat ini hingga penghujung Ramadhan, bahkan setelahnya. Modal iman adalah kekuatan utama dalam menjalani seluruh rangkaian ibadah di bulan suci ini,” pungkasnya. (rar/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!