Safari Ramadhan Putaran Ketiga, KUA Galur Ajak Hidupkan Empat Perkara

Kulon Progo (KUA Galur) – Memasuki pekan kedua bulan suci Ramadhan 1447 H, KUA Galur kembali berpartisipasi dalam agenda rutin Safari Ramadhan Kapanewon Galur bersama jajaran Forkopimkap (Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon). Putaran ketiga kali ini digelar di Masjid Al-Ihsan, Dusun Sidakan, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, pada Senin (2/3/2026) malam.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih secara berjamaah. Dalam sambutannya, Panewu Galur menyampaikan apresiasi atas kerukunan warga Banaran dalam memakmurkan masjid. Di samping itu, sebagai bentuk kepedulian sosial, acara dilanjutkan dengan pemberian bantuan bagi warga sekitar yang membutuhkan. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh jajaran pimpinan Kapanewon kepada para penerima manfaat, dengan harapan dapat meringankan beban serta menambah kebahagiaan di bulan mulia ini.
Puncak acara diisi dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Staf KUA Galur, Muhammad Toha. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menghidupkan empat sunnah utama selama bulan Ramadhan untuk meraih pahala maksimal yaitu, Mengkhatamkan Al-Qur’an, Menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat atau menyakiti, Menyempurnakan puasa Ramadhan dengan penuh keimanan, Memberi makan kepada orang lain yang berpuasa.

Selain itu, Muhammad Toha juga mengingatkan jamaah bahwa kemuliaan tidak datang secara instan. “Setiap hamba yang ingin menggapai derajat mulia di sisi Allah terkadang harus melewati jalan ‘tirakat’ dan perjuangan yang tidak mudah. Puasa adalah bentuk perjuangan fisik dan batin tersebut,” ungkapnya.
Di sela-sela kegiatan, Kepala KUA Galur, H. Afwan Zuhdi, memberikan tanggapan positifnya atas kelancaran Safari Ramadhan edisi ketiga ini. Beliau merasa bangga dengan antusiasme jajaran instansi dan warga yang tetap kompak. “Kami sangat bersyukur melihat sinergi yang luar biasa antara umaro (pemerintah) dan ulama serta masyarakat di Galur. Safari ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum untuk memastikan kehadiran negara di tengah aktivitas ibadah Masyarakat”. (amr/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!