KUA Lendah Kuatkan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak di Masjid Nurul Huda

Kulon Progo (KUA Lendah) – Kantor Urusan Agama (KUA) Lendah beri pembekalan tentang pentingnya keluarga dalam mendidik anak di Masjid Nurul Huda Mirisewu, Ngentakrejo, Lendah, Kulon Progo pada Senin (02/03/2026) malam. Kegiatan ramadhan jama’ah Masjid Nurul Huda yang bertema: Pentingnya peran keluarga dalam pendidikan anak ini turut dihadiri oleh Panewo Anom Susana Budiarti, S.Sos, unsur Forkompimkap serta jajaran OPD, juga di hadiri oleh Penyuluh Agama Agus Prasmono, S.Ag. dan Alfaenawan, S.H.

Agus Prasmono selaku pemateri menyampaikan “KUA bukan hanya memberi pelayanan administrasi tapi juga beri penguatan peran keluarga setelah menikah bagi masyarakat sehingga tugas KUA tidak hanya berhenti pada memberi bimbingan pra-nikah tetapi juga komitmen mendampingi masyarakat setelah menikah, ” ungkapnya.

“Apabila kita melihat berbagai kasus yang terjadi di masyarakat, generasi muda saat ini cenderung eberatan membangun rumah tangga, bahkan ada istilah no married. Ada lagi rumah tangga yang memutuskan untuk freechild (tidak memiliki anak/menunda kehamilan), pernikahan dini yang cenderung belum siap menjalani kehidupan rumah tangga,” paparnya.

“Kehidupan rumah tangga kita perlu dijaga dari pemicu keretakan rumah tangga, jangan sampai terjadi gejolak pertikaian dalam rumah tangg. Apabila rumah tangga kacau maka akan mengorbankan anak dalam keluarga, anak tidak mendapat perhatian secara optimal.” lanjutnya.

“Peran orang tua dalam mendidik anak memiliki pengaruh yang cukup signifikan dalam pembentukan karakter anak. Oleh karena itu, mari kita bangun kerukunan keluarga dengan memegang teguh berbagai prinsip seperti pasangan suami istri hendaknya dilandasi keikhlasan dan kerelaan hati, dan dibangun budaya berdialog dalam menyelesaikan permasalahan rumah tangga.” pungkasnya.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala KUA Lendah, Zamroni, S.Ag., M.S.I turut mengapresiasi sinergi penyuluh agama KUA Lendah dengan kegiatan masyarakat ini agar pemahaman keluarga sakinah dapat diimplementasikan dengan baik oleh jamaah yang hadir. “Kedepannya KUA perlu melebarkan sayap untuk berkolaborasi dengan beberapa pihak seperti ormas keagamaan, pesantren, maupun pihak lain sehingga program keluarga sakinah dapat berjalan optimal, “pungkasnya. (gus/alf).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *