Toba Menyimpan Kita

Agnethasaqib Balqis Budiyana
Siswa MTsN 4 Kulon Progo
Kita pernah ada di satu waktu,
Yang awalnya terasa biasa saja,
Hari pertama penuh diam,
Penuh gengsi yang tak berani disapa.
Kita duduk berdekatan,
Tapi hati masih jauh,
Hanya saling pandang sekilas,
Seolah ini tak akan jadi apa-apa.
Tapi waktu diam-diam bekerja…
Sapaan kecil berubah jadi cerita,
Candaan sederhana jadi tawa,
Dan tanpa sadar, kita jadi “kita”.
Aku masih ingat logat kita yang berbeda,
Cara kita bicara yang tak sama,
Tapi justru itu yang paling kurindukan
Rasa seperti satu Indonesia berkumpul
Dalam satu ruang yang hangat.
Jogja squad, kamar 04,
Tempat pertama aku merasa punya “rumah”,
Dari yang awalnya cuma sekadar kenal,
Jadi orang-orang yang sulit untuk dilepas.
Sekarang, semuanya sudah jadi kenangan…
Kelas itu, aula itu, asrama itu
Tawa yang dulu terdengar biasa,
Sekarang justru jadi hal yang paling ingin diulang.
Dan yang paling menyakitkan adalah,
Kita tidak benar-benar berpisah,
Kita hanya… kembali ke kehidupan masing-masing,
Tanpa “kita” yang dulu selalu ada.
Kalau suatu saat nanti kita saling lupa,
Aku harap satu hal tetap tinggal
Bahwa pernah ada kita,
Yang dipertemukan dalam waktu singkat,
Tapi meninggalkan rindu yang begitu dalam.



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!