Bangun Karakter Pemuda Bermartabat, KUA Panjatan Beri Penyuluhan Remaja di Ngaran Kidul

Kulon Progo (KUA Panjatan) – KUA Kapanewon Panjatan hadir di tengah masyarakat untuk membekali generasi muda melalui kegiatan penyuluhan remaja yang digelar di Joglo Ngaran Kidul, Bojong VIII, Panjatan pada Sabtu (18/04/2026) pagi. Menghadirkan Penyuluh Agama Islam, Mufti Amri, S.Ag., kegiatan ini bertujuan memperkuat jati diri remaja sebagai pilar masa depan yang kreatif, inovatif, dan sehat.
Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat dan penggerak kepemudaan, di antaranya Dukuh Ngaran Kidul Jaka Susila, Ketua PIK-R Syahrul Indra Prastika, Ketua Karang Taruna Anang Nur Faizin, serta Kader Yandu Remaja Memitri Wahyuningsih. Dalam paparannya, Mufti Amri menegaskan bahwa pemuda adalah “pilar zaman” saat ini dan harapan di masa depan. Ia mendorong remaja untuk menunjukkan kemampuan melalui karya nyata dan usaha mandiri tanpa melupakan kebaikan orang tua.
“Pemuda harus memiliki konsep diri yang jelas dan berani menciptakan lingkungan positif, sekecil apa pun itu. Jangan takut gagal. Selain itu, penting untuk memahami tumbuh kembang anatomi tubuh, menjaga kesehatan lingkungan, serta menjauhi penyakit sosial seperti pergaulan bebas, bullying, hingga judi online,” tegas Mufti. Ia juga mengaitkan materi dengan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara dan rujukan kitab Alala Tanalul Ilma dalam pendidikan Islam.
Kepala KUA Panjatan, H. Basit Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi lintas sektor ini. “Kami ingin memastikan remaja di Panjatan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki spiritualitas yang kokoh. KUA hadir untuk mendampingi mereka agar tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama dan bangsa,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kader Yandu Remaja, Memitri Wahyuningsih, merasa terbantu dengan kehadiran penyuluh agama. “Materi ini sangat relevan. Kami diingatkan kembali bahwa kesehatan fisik harus sejalan dengan kesehatan mental dan spiritual agar remaja tidak terjebak dalam hal negatif,” katanya.
Sebagai penutup, peserta diajak melakukan tindakan nyata seperti mengenali konsep diri, memperkuat peran keluarga, dan aktif dalam kegiatan positif seperti bersih lingkungan, PKBM, pos kamling, serta aktif di Karang Taruna, PIK-R, maupun Remaja Masjid.
Kegiatan ini sejalan dengan Visi Kementerian Agama RI, yaitu: “Kementerian Agama yang profesional dan andal dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong.” Adapun misi yang diusung dalam kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama dan memperkuat moderasi beragama serta kerukunan umat beragama.(nof/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!