KUA Panjatan Beri Motivasi Literasi Al-Qur’an di SDN Bojong Baru

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Sebagai bentuk realisasi nyata dari Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang telah disepakati, KUA Kapanewon Panjatan menggelar kegiatan motivasi literasi Al-Qur’an bagi siswa-siswi SD N Bojong Baru pada Senin (20/04/2026) siang. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan membaca Al-Qur’an sejak dini di lingkungan sekolah dasar.

Hadir sebagai narasumber utama, Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, R. Wisnu Murti, M.Pd., yang didampingi oleh Djuni Kaswati, S.Ag., dan Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd. Dalam paparannya, Wisnu menekankan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, melainkan pedoman hidup yang akan menuntun kecerdasan intelektual dan spiritual siswa.

Kepala KUA Panjatan, H. Basit Rustami, S.Ag., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam pembinaan umat. “Realisasi MoU ini adalah bukti komitmen KUA Panjatan untuk hadir langsung ke lembaga pendidikan. Kami ingin anak-anak kita tidak hanya melek aksara umum, tetapi juga memiliki kedekatan batin dengan Al-Qur’an sebagai benteng karakter mereka,” tegas Basit.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekolah SD N Bojong Baru, Siti Fathiyah Sunati, S.Pd.SD., M.Pd., menyambut baik kehadiran tim dari KUA Panjatan. “Kami sangat bersyukur atas motivasi yang diberikan. Literasi Al-Qur’an di sekolah sangat penting untuk menyeimbangkan kurikulum umum. Kami berharap melalui kegiatan ini, minat baca dan hafalan Al-Qur’an siswa semakin meningkat dan menjadi kebiasaan harian,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diikuti dengan antusias oleh para siswa. Selain penyampaian materi tentang keutamaan membaca Al-Qur’an, para pendamping juga memberikan metode praktis agar membaca Al-Qur’an menjadi aktivitas yang menyenangkan.

Langkah ini sejalan dengan Visi Kementerian Agama RI, yaitu: “Kementerian Agama yang profesional dan andal dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong.”

Adapun misi yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama” melalui penguatan pendidikan agama dan keagamaan sejak usia dini.(nof)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *