Eratkan Silaturrahmi KKG PAI Panjatan Gelar Syawalan

Kulon Progo (KKG PAI Panjatan) – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam bersama KKKS Panjatan dan KKG PJOK menggelar acara syawalan. Acara digelar di Aula KPN Mantep, Panjatan pada Senin (30/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Dikpora Kulon Progo, Drs. Nur Wahyudi, MM, Pengawas PAI Kankemenag Kulon Progo, Anjar Purwantari, S.Ag., MSI, Pendamping satuan pendidikan SD Kapanewon Panjatan, Esti Wulandari, S.Pd.SD., M.Pd., Pengawas MI Khoiriyatun, S.Pd., M.Sc., Panewu Panjatan diwakili oleh Panewu Anom R. Nur Ari Wibowo, S.I.P. MM., Lurah Panjatan, unsur aparat keamanan dari wilayah kalurahan dan kapanewon, serta seluruh guru dan karywan SD/MI se-Kapanewon Panjatan. Adapun sebagai pembicara ustaz Riswanto, S.Pd.I.
Ketua Panitia, Maryadi, S.Pd. melaporkan bahwa kegiatan Syawalan 1447 H ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi. Serta meningkatkan kompetensi sosial, spiritual, maupun kepribadian yang selaras dengan tema kegiatan ini. Yaitu ‘Eratkan Silaturahmi, Tingkatkan Dedikasi, Kuatkan Kebersamaan’’jelasnya. ‘’Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sekolah, Guru dan Tenaga kependidikan se-Kapanewon Panjatan. Baik dari SD Negeri maupun Swasta dan MI. Adapun pesertanya berjumlah sekitar 360 orang,’’ ujarnya.
Pengawas PAI Kankemenag Kulon Progo, Anjar Purwantari, S.Ag., MSI. menyampaikan bahwa syawalan bukan hanya tradisi. ‘’Momentum Syawalan ini bukan sekadar tradisi tahunan setelah Hari Raya Idulfitri. Tetapi juga menjadi sarana yang sangat mulia untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, serta menumbuhkan kembali rasa persaudaraan dan kebersamaan di antara kita,” ungkapnya.
“Melalui kegiatan Syawalan ini mari kita jadikan sebagai titik awal untuk memperkuat ukhuwah, menumbuhkan rasa saling menghargai, serta meningkatkan dedikasi dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas maupun amanah masing-masing,’’ tambahnya.
Panewu Panjatan yang diwakili oleh Panewu Anom, R. Nur Ari Widodo mengapresiasi kegiatan Syawalan ini yang dapat diselenggarakan setiap tahun. ‘’Dengan kegiatan ini dapat lebih terjalin kerjasama yang kuat dan saling mendukung di kegiatan-kegiatan kapanewon,” jelasnya.

“Ungkapan terimakasih juga pada guru dan karyawan SD/MI se-Panjatan yang selalu ikut serta menyukseskan kegiatan di kapanewon seperti HUT RI,’’ imbuhnya.
Kepala Dinas Dikpora Kulon Progo, Drs. Nur Wahyudi, MM juga mengapresiasi acara Syawalan ini. “Syawalan bukan sekedar budaya tahunan. Tetapi momentum krusial untuk upgrade atau transformasi diri pasca-Ramadan,” jelas Nur Wahyudi.
‘’Syawalan menjadikannya sebagai momen introspeksi diri dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Hubungan dengan sesama, dan tentu saja sebagai ASN atau guru lebih bersemangat lagi dalam menjalankan tugas membentuk para penerus bangsa yang berprestasi, serta sukses baik dunia maupun akhirat,” imbuhnya.
Riswanto sebagai pembicara menyampaikan bahwa sebagai pengajar dan orangtua mau tidak mau harus siap menghadapi kemajuan-kemajuan ini. Terutama diera modern ini. ’’Dapat dipastikan semua anak mengenal HP, instagram, tik tok, dan masih banyak lagi. Dan anak lebih menguasai dari pada orangtuanya sendiri. Bahkan lebih jago dari orang tuanya,’’ jelas Riswanto.
‘’Orangtua tidak boleh lengah dan berusaha selalu dekat pada anak. Sebagai orang tua harus waspada dan berusaha agar anak lebih terbuka dengan orang tuanya, tidak pada orang lain,’’ jelasnya.
Di akhir materi Riswanto mengingatkan para orangtua terutama yang bekerja di bidang pendidikan agar selalu dekat dan selalu beri perhatian kepada anak. Tanpa anak merasa diawasi setiap gerak dan aktifitasnya. ‘’Anak diberikan kegiatan-kegiatan yang positif. Sehingga mungkin saja bisa menjadikan anak dapat berprestasi di bidang yang disenangi siswa,’’ saran Riswanto. (nha/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!