KUA Kokap Gelar Acara Syawalan dan Pamitan Haji, Tingkatkan Kualitas Layanan

Kulon Progo (KUA Kokap) – Kepala KUA Kokap, Muhamad sururudin S.Ag mengajak masyarakat untuk eratkan persaudaraan di antara anak bangsa, hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Halal bi halal yang digelar oleh KUA Kokap bekerja sama dengan paguyuban rois dan Ikatan persudaran Haji (IPHI) Kapanewon Kokap pada Rabu (1/04-2026) di halaman kantor urusan Agama (KUA) setempat.
Menurutnya apapun akan bisa terwujud jika dilakukan dengan menggalang kerukunan, kebersamaan dan persaudaraan di antara anak bangsa.” Tidak ada yang sulit dalam hidup ini, jika semua mau bersatu padu untuk mewujudkannya.Maka kegiatan halal bi halal yang dilaksanakan hari ini merupakan wujud mempererat persaudaran dalam rangka terwujudnya layanan umat,,” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan halal bi halal, Panewu anom Kapanewon Kokap, Toni, S,IP, MAP, Wakil dari Kapolsek, wakil dari Danramil Rianta , Kepala KUA beserta jajarannya, Puskesmas I Kokap, PLKB, Ketua MWCNU Kyai Nurwahid, PCM Muhammadiyah ustadz Kadir, Paguyuban Rois sekapanewon Kokap, Ikatan persaudaraan haji Indonesia (IPHI) kapanewon calon jamaah haji tahun keberangkatan 2026 wilayah Kapanewon kokap, Lurah desa Hargorejo Bhekti Muradayanto, SE, Dukuh Tejogan, takmir masjid ar ar-rahmah serta para tokoh masyarakat yang lain.

Acara halal bi halal di awali pembukaan, pembacaan kalam ilahi oleh mas zaki calon kafilah mtq utusan bidang tilawah, sambutan Kepala KUA Kokap sekaligus pamitan calon jamaah haji , dilanjutkan sambutan panewu anom , ikrar syawalan oleh rois tangkisan ustadz Marsudin dan Hikmah syawalan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji Kulon Progo, H.Mulyono, SHI, MSI.
Dalam ceramahnya Mulyono mengingatkan jamaah akan makna syawal yang berarti peningkatan, setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan.Syawal bukan peningkatan berat badan, namun peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT. “Syawal mengingatkan kita kepada idul fitri atau kembali fitrah, maka ada filosofi ketupat atau ngaku lepat karena ada acara halal bi halal, semua orang ngaku lepat, saling maaf memaafkan. Acara halal bi halal produk asli indonesia, ketupat mesti di isi beras makanan pokok orang indonesia, dan kupat dibuat dari janur bukan yang lain, karena berasal dari bahasa Arab Jaa nurun dan ketupat hanya ada di lebaran idul fitri, dan kupat sikunya empat, karena laku papat, yaitu lebar, lebur, luber dan labur,” tuturnya.
Diakhir ceramahnya H.Mulyono, SHI, MSI menyampaikan persiapan haji kabupaten kulon progo, akan berangkat 21 april 2026 melalui bandara YIA , dan insyaAllah di Mekah memperoleh pemondokan yang lebih baik dari tahun sebelumnya. (msu/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!