Penyuluh KUA Panjatan Jadi Juri Giat Prestasi SMPN 2 Sentolo
Kulon Progo (KUA Panjatan) – KUA Kapanewon Panjatan turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan kesiswaan melalui penugasan Penyuluh Agama Islam, Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd., sebagai dewan juri pada Perkemahan Lomba Tingkat I SMPN 2 Sentolo. Kegiatan yang berlokasi di Bumi Perkemahan Karangasri, Sleman ini berlangsung khidmat pada Sabtu (25/04/2025).
Dalam ajang pramuka tersebut, Nofianti bertugas menilai Giat Prestasi Keagamaan yang meliputi lomba hafalan doa harian dan lomba adzan. Di sela-sela penilaian, Nofi memberikan pesan mendalam kepada para peserta agar nilai-nilai agama tidak berhenti pada tataran kompetisi semata.
“Harapan kami, hafalan doa harian ini tidak hanya dihafalkan karena ingin mengikuti lomba atau mengejar juara saja, tetapi yang lebih utama adalah bisa diamalkan secara istiqamah dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Nofi di lokasi perkemahan.
Pembina pramuka SMPN 2 Sentolo, Ibu Tri Agustina, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan pihak KUA Panjatan. “Kami sengaja menghadirkan juri dari penyuluh agama agar penilaian lebih objektif dan anak-anak mendapatkan motivasi langsung dari ahlinya. Kehadiran Ibu Nofi menambah semangat religi di tengah kegiatan kepanduan kami,” ungkap Tri Agustina.
Sementara itu, Kepala KUA Panjatan, H. Basit Rustami, S.Ag., menegaskan bahwa penugasan ini merupakan bentuk dukungan KUA terhadap pembentukan karakter siswa melalui jalur non-formal. “Penyuluh agama harus hadir di berbagai lini, termasuk di bumi perkemahan. Ini adalah momen efektif untuk menanamkan kemandirian yang berlandaskan nilai-nilai spiritualitas kepada generasi muda,” jelas Basit.
“Kegiatan ini selaras dengan Visi Kementerian Agama RI, yaitu Kementerian Agama yang profesional dan andal dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong,” lanjutnya.

Adapun misi yang dijalankan dalam kegiatan ini adalah “Meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama” dengan memberikan edukasi keagamaan yang inklusif dan aplikatif bagi siswa sekolah umum.(nof/dpj)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!