Siswa MIN 2 Kulon Progo Perkenalkan Makanan Tradisional Sehat

Kulon Progo (MIN2KP) – Siswa MIN 2 Kulon Progo kelas 2B sebanya 22 anak mengadakan kegiatan menarik. Yakni dengan memperkenalkan berbagai makanan tradisional khas daerah sebagai bagian dari pembelajaran tentang pola hidup sehat. Dalam kegiatan tersebut para siswa membawa dan mengenalkan aneka makanan tradisional. Seperti cenil, growol, tempe benguk, lemet, dan berbagai jajanan lainnya yang kaya akan nilai gizi. Kegiatan dilaksanakan di ruang kelas madrasah setempat. Hal ini disampaikan oleh guru kelas 2B, Sri Handani Widiyaningrum, S.Ag. di sela-sela kegiatan, Selasa (21/4/2026) pagi.
“Mengonsumsi makanan tradisional merupakan alternatif makanan sehat. Makanan tradisional umumnya dibuat dari bahan alami tanpa pengawet. Sehingga lebih baik bagi kesehatan dibandingkan makanan olahan siap saji,” ujarnya.
“Anak-anak sekarang lebih menyukai junk food atau makanan yang tinggi kalori namun rendah nilai gizinya. Seperti serat, vitamin, dan mineral. Biasanya makanan seperti ini lebih menarik dengan tampilan dan rasa yang disukai mereka. Oleh karena itu siswa MIN 2 Kulon Progo diperkenalkan makanan tradisional. Hal ini supaya anak mengerti dan merasakan bahwa makanan tradisional sangat enak dan bernilai gizi,” papar Sri Handani Widiyaningrum.

Para siswa tampak antusias saat mempresentasikan makanan yang mereka bawa. Sekaligus belajar tentang bahan dasar dan manfaatnya bagi tubuh. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan rasa cinta terhadap kuliner lokal sejak usia dini.
Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I, M.Pd. menyampaikan rasa senang dan memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Yakni mengenalkan makanan tradisional yang bertujuan untuk menjaga budaya. Sekaligus membiasakan siswa mengonsumsi makanan sehat,” papar Hartati.
“Saya juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar siswa tidak terbiasa dengan makanan cepat saji yang kurang baik bagi kesehatan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan siswa semakin memahami pentingnya memilih makanan sehat serta bangga terhadap kekayaan kuliner tradisional Indonesia,” pungkas Hartati. (dan/abi).
KementerianSemuaAgama
MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!