Harmoni Gerak dan Irama, Geliat Pelestarian Seni Tari di MIM Kenteng

Kulon Progo (MIM Kenteng) – Seni tari di madrasah menjadi salah satu khas madarsah yang berbudaya. Adapun kegiatan seni tari madrasah, aktif diikuti siswa-siswi. Seperti yang dilaksanakan pada Kamis (7/5/2026) di lingkungan madrasah.
Kepala MIM Kenteng, Murtana, S.Pd.I. mendukung kegiatan seni tari madrasah. “Belajar seni tari bagi siswa madrasah bukan sekadar mengolah gerak fisik. Tetapi juga merupakan sarana penting untuk memperkuat identitas diri sebagai individu yang berbudaya,” jelas Kamad.
Guru MIM Kenteng, Adhi Setiawan, S.Pd. menjelaskan kegiatan seni tari siswa-siswi madrasah. “Seni tari madrasah dibagi menjadi 2 tim inti. Tim inti satu menarikan tari seni kreasi. Tim satunya menarikan tari budaya lokal,” ungkap Adhi.
“Tari kreasi baru dengan judul SKARSA ditarikan oleh 5 penari. Tari budaya lokal mengangkat khas dari Jawa yaitu Gedruk Kudho Budoyo dan ditarikan oleh 7 penari. Para penari adalah gabungan siswa kelas III, IV dan V yang suka dan hobi menari,” tambah Adhi.
Siswa MIM Kenteng, Nanda Gian Sugani mengikuti latihan dengan semangat. “Alhamdulillah tim Gedruk Kudho Budoyo MIM Kenteng bisa Latihan mandiri. Tim kami akan dibenarkan oleh guru pendamping kalau sudah hafal gerak dasarnya,” ujar Nanda. (ras/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!