KUA Panjatan Implementasi Kerjasama dan Tinjau Ekoteologi pada SD Muhammadiyah Bugel

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan pendampingan di sektor pendidikan berbasis keagamaan. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan silaturahmi sekaligus monitoring implementasi Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah Bugel, Panjatan, Kulon Progo, pada Kamis (30/04/2026) pagi.

Acara ini dihadiri langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, Kartiwin, S.Pd.I., M.S.I. Kedatangan pihak KUA disambut hangat oleh Kepala Sekolah SD M Bugel, Dasiyah, S.Pd., beserta jajaran tenaga pendidik.

Pertemuan tersebut fokus pada beberapa poin krusial, di antaranya adalah evaluasi penerapan poin-poin MoU yang telah disepakati sebelumnya antara kedua belah pihak. Selain itu, dilakukan pembahasan mengenai tindak lanjut program parenting yang telah disampaikan kepada orang tua siswa guna memastikan kesinambungan pendidikan karakter di rumah dan di sekolah.

Hal menarik dalam pertemuan ini adalah pembahasan mengenai tinjauan ekoteologi, sebuah upaya menanamkan kesadaran spiritual berbasis lingkungan kepada para siswa. Selain itu, pihak sekolah juga berkoordinasi terkait proses pengajuan sertifikat arah kiblat untuk memastikan sarana ibadah di sekolah telah sesuai dengan ketentuan syariat.

Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi tinggi terhadap terlaksananya kegiatan monitoring ini. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran KUA di tengah masyarakat pendidikan.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan SD M Bugel. Monitoring ini penting untuk memastikan bahwa setiap kerja sama yang kita bangun memberikan dampak nyata bagi pembentukan karakter generasi bangsa dan kenyamanan beribadah di lingkungan sekolah,” ujar Basid Rustami secara terpisah.

Relevansi dengan Program Kementerian Agama RI Kegiatan ini sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama RI, khususnya dalam hal Penguatan Moderasi Beragama dan Revitalisasi KUA. Melalui pendampingan di sekolah-sekolah, KUA tidak hanya menjalankan fungsi administratif pernikahan, tetapi juga menjalankan fungsi bimbingan masyarakat Islam.

Selain itu, pembahasan mengenai ekoteologi mendukung gerakan Kemenag Peduli Lingkungan, sementara pengajuan sertifikat arah kiblat merupakan bagian dari program Akurasi Arah Kiblat untuk memberikan kepastian hukum dan syar’i bagi fasilitas ibadah publik di seluruh Indonesia.

Dengan adanya sinergi ini, diharapkan SD Muhammadiyah Bugel dapat menjadi contoh sekolah yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga tertib secara administrasi keagamaan dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.( win/dpj )

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *