Menanam Cinta, Menumbuhkan Harapan: KUA Temon Bekali Catin dengan Ilmu Rumah Tangga dan Ekoteologi

Kulon Progo (KUA Temon) — Kantor Urusan Agama Temon melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi calon pengantin di Balai Nikah KUA Temon pada Rabu(6/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti 28 calon pengantin sebagai upaya membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera.
Materi pertama disampaikan oleh Sumihadianah tentang Persiapan Keluarga Sakinah. Ia menekankan bahwa pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga membangun komitmen bersama dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
“Pernikahan membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Komunikasi, saling memahami, dan kesabaran menjadi fondasi penting untuk mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah,” tutur Sumihadianah di hadapan para peserta.
Materi berikutnya disampaikan oleh Yuni Lestari mengenai Pemenuhan Kebutuhan Keluarga. Ia menekankan pentingnya kerja sama dan tanggung jawab bersama dalam rumah tangga.
“Rumah tangga yang baik dibangun dengan saling mendukung dan bekerja sama. Kebutuhan keluarga bukan hanya soal materi, tetapi juga perhatian, kasih sayang, dan kehadiran satu sama lain,” ungkapnya.
Selanjutnya, materi mengenai Keluarga Berencana disampaikan oleh Ngatinah selaku PLKB Kapanewon Temon. Dalam sesi tersebut, peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya perencanaan keluarga demi menciptakan rumah tangga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.

“Program keluarga berencana bukan sekadar mengatur jumlah anak, tetapi juga merencanakan masa depan keluarga agar lebih sehat, terencana, dan mampu memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak,” jelas Ngatinah
Sementara itu, materi Manajemen Keuangan Keluarga disampaikan oleh Arum dan Imam dari Bank BPD DIY Cabang Wates. Peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sejak awal pernikahan agar memiliki perencanaan ekonomi yang sehat.
“Pengelolaan keuangan yang baik membantu keluarga lebih siap menghadapi kebutuhan maupun kondisi darurat. Mulailah membiasakan menyusun prioritas dan menabung sejak awal menikah,” jelas Imam.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para calon pengantin aktif berdiskusi dalam tiap sesi.
Sebagai penutup, seluruh calon pengantin melakukan penanaman bibit pohon di lingkungan KUA Temon. Kegiatan tersebut menjadi simbol tumbuhnya komitmen pasangan dalam membangun keluarga sekaligus peduli terhadap kelestarian lingkungan.
“Kami ingin bimbingan perkawinan ini tidak hanya memberikan bekal kehidupan rumah tangga, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari implementasi ekoteologi,” ujar Marqum Muh Zumarodin, S.Pd.I, Kepala KUA Temon. (opi/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!