Muhammad Nur Charir Lolos Lima Besar Agen Perubahan Kemenag Kulon Progo

Kulon Progo (KUA Pengasih) – ASN KUA Pengasih, Muhammad Nur Charir, berhasil lolos dalam lima besar seleksi Agen Perubahan Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo Tahun 2026 setelah mengikuti tahapan seleksi proposal dan presentasi inovasi yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting dari Balai Nikah KUA Pengasih, Selasa (12/5/2026). Seleksi tersebut diikuti 10 peserta terpilih dari KUA dan madrasah se-Kabupaten Kulon Progo. Para peserta mempresentasikan inovasi masing-masing sebelum akhirnya dipilih lima peserta terbaik berdasarkan hasil pemaparan dan sesi tanya jawab.
Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Muhammad Nur Charir menunjukkan bahwa ASN KUA Pengasih mampu menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pelayanan publik dan sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa ASN KUA Pengasih mampu menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pelayanan publik serta sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama,” ungkap Yusma.

Ia menambahkan bahwa inovasi pelayanan tidak cukup berhenti pada sebatas gagasan, tetapi harus mampu diwujudkan dalam budaya kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat. “Kami berharap inovasi yang dibangun dapat menjadi inspirasi bagi pegawai lainnya, baik di KUA Pengasih maupun KUA lain di Kabupaten Kulon Progo,” imbuhnya. Sementara itu, Muhammad Nur Charir mengikuti seleksi dengan membawa inovasi Sistem Informasi Gerakan Digital Arsip Nikah (SIGAP NIKAH) yang berfokus pada penguatan integritas pegawai dan optimalisasi digitalisasi arsip nikah. Inovasi tersebut lahir sebagai upaya mempercepat penyelesaian backlog digitalisasi arsip nikah serta meningkatkan pelayanan masyarakat terkait arsip nikah lama.
“Tujuan utama SIGAP NIKAH adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan arsip nikah yang lebih cepat, efektif, dan efisien berbasis digital,” tuturnya. ia menambahkan bahwa inovasi tersebut juga membantu pengadministrasi perkantoran yang bertugas sebagai operator arsip nikah dalam proses digitalisasi, penginputan, dan pengelolaan data secara berkelanjutan. Saat ini, lima peserta terbaik memasuki tahap polling yang dilaksanakan pada 13–15 Mei 2026 dan diikuti seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo untuk menentukan tiga pemenang terbaik Agen Perubahan Tahun 2026. “Kami akan terus mengembangkan inovasi ini serta menumbuhkan semangat perubahan kepada pegawai lain, baik di KUA Pengasih maupun 11 KUA lainnya di Kulon Progo,” pungkasnya. (muc/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!