Hizbul Wathan MI Muh Grubug Meriahkan Pawai Budaya Persari dengan Gunungan Hasil Bumi

Kulon Progo (MIM Grubug) – Kemeriahan mewarnai ajang Perkemahan Satu Hari (Persari) yang berlangsung di Bumi Perkemahan Memorial Camp, Sentolo, Kamis (30/7/2026). Yakni saat Kuntum Hizbul Wathan MI Muh Grubug tampil beda dalam Pawai Budaya. Madrasah ini sukses menyedot perhatian warga dan peserta lain dengan mengarak gunungan hasil bumi.
Gunungan yang disusun dari aneka sayuran segar, buah-buahan, hasil pertanian lokal, dan jajanan tersebut dibawa langsung oleh para murid dengan penuh semangat. Aksi kreatif ini menjadi simbol rasa syukur dan kekompakan murid. Sekaligus bentuk pengenalan kearifan lokal sejak dini kepada anak-anak.
Sepanjang rute pawai, para murid mengenakan caping, properti pertanian dan seragam Hizbul Wathan tampil percaya diri diiringi sorak sorai penonton yang mengagumi keunikan gunungan tersebut.
Kepala MIM Grubug, Juminta, S.Ag. M.S.I. menyampaikan filosofi gunungan tersebut. “Hasil bumi ini adalah simbol rasa syukur atas kelimpahan rezeki dari Allah SWT. Kami ingin anak-anak belajar mencintai budaya lokal. Sekaligus memupuk kebersamaan melalui persiapan gunungan ini,” jelas Juminta.

Pembina Hizbul Wathan, Vina Anistya Cahyani, S.Pd.mengungkapkan bahwa anak-anak berkontibusi dalam membuat gunungan, murid putra menggotong gunungan dengan tinggi sekitar 2 meter. “Kekompakan Hizbul Wathan MI Muh Grubug patut diacungi jempol. Selama pawai anak-anak tetap beryel-yel gubrak gonjreng untuk menambah semangat,” ujarnya.
Kehadiran gunungan hasil bumi dari MI Muh Grubug tak hanya menambah semarak gelaran Pawai Budaya Persari 2026. Tetapi juga memberikan pesan edukatif tentang pentingnya menjaga tradisi, rasa syukur, dan kelestarian alam. (vin/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!